<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pangeranbertopeng | Harian Berita</title>
	<atom:link href="https://harianberita.web.id/author/pangeranbertopeng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianberita.web.id</link>
	<description>Situs Berita Online Indonesia Terupdate dan Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 17:10:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.10</generator>
	<item>
		<title>Gagal Ginjal Jadi Ancaman Serius di Malaysia</title>
		<link>https://harianberita.web.id/gagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 17:10:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2645</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap sistem kesehatan di Malaysia semakin terasa. Salah satu penyebab utamanya adalah &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/gagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia/">Gagal Ginjal Jadi Ancaman Serius di Malaysia</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap sistem kesehatan di Malaysia semakin terasa. Salah satu penyebab utamanya adalah meningkatnya jumlah penderita Gagal Ginjal Kronis yang kini membutuhkan penanganan intensif dengan biaya sangat besar.</p>
<p>Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, mengungkapkan bahwa pengeluaran negara untuk menangani pasien ginjal stadium akhir melonjak tajam dibandingkan satu dekade lalu. Jika sebelumnya hanya sekitar Rp2,4 triliun pada 2010, kini angkanya sudah mencapai sekitar Rp14 triliun per tahun.</p>
<p>Kenaikan ini menunjukkan peningkatan lebih dari lima kali lipat dalam kurun waktu sekitar 15 tahun. Selain jumlah pasien yang terus bertambah, biaya juga terdorong oleh kompleksitas penanganan penyakit yang semakin tinggi.</p>
<p>Penyakit ginjal kronis pada tahap lanjut umumnya membutuhkan terapi jangka panjang seperti cuci darah rutin atau transplantasi. Hal ini membuat beban pembiayaan menjadi sangat besar, baik bagi pemerintah maupun pasien.</p>
<h3>Diabetes Mellitus Jadi Pemicu Dominan</h3>
<p>Pemerintah Malaysia menemukan bahwa Diabetes Mellitus menjadi faktor utama di balik meningkatnya kasus gagal ginjal. Penyakit ini dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan jika tidak dikontrol dengan baik.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, dana dari pajak minuman berpemanis digunakan untuk membiayai pengobatan modern. Salah satunya adalah terapi inhibitor SGLT2 yang terbukti mampu membantu pasien diabetes sekaligus menurunkan risiko komplikasi ginjal.</p>
<p>Untuk menekan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi layanan, pemerintah juga mendorong penggunaan metode Peritoneal Dialysis. Metode ini memungkinkan pasien melakukan proses dialisis secara mandiri di rumah.</p>
<p>Selain memberikan kenyamanan lebih bagi pasien, cara ini juga membantu mengurangi beban rumah sakit. Pemerintah bahkan mengalokasikan dana khusus sekitar Rp172 miliar pada 2025 untuk mendukung program tersebut.</p>
<p>Kebijakan ini mulai menunjukkan hasil yang cukup positif. Persentase pasien yang menggunakan metode peritoneal dialysis di fasilitas pemerintah meningkat dari 36,6 persen pada 2020 menjadi 42 persen pada 2025.</p>
<p>Lebih dari 3.000 pasien telah merasakan manfaat langsung dari program ini, baik dari sisi kenyamanan maupun efisiensi biaya.</p>
<h3>Ancaman Baru Pasca Pandemi</h3>
<p>Setelah menghadapi pandemi COVID-19, Malaysia kini dihadapkan pada tantangan lain berupa meningkatnya penyakit tidak menular. Gagal ginjal menjadi salah satu yang paling mengkhawatirkan karena dampaknya yang luas.</p>
<p>Penyakit ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup pasien, tetapi juga berpotensi membebani anggaran negara dalam jangka panjang.</p>
<p>Lonjakan kasus ini menjadi peringatan penting bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama. Tanpa langkah yang tepat, jumlah pasien diperkirakan akan terus meningkat.</p>
<p>Pemerintah kini harus menyeimbangkan antara upaya menekan kasus baru dan menjaga keberlanjutan pembiayaan kesehatan. Edukasi masyarakat, pengendalian diabetes, serta gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko di masa depan.</p>
<p>Jika tidak ditangani sejak dini, penyakit kronis seperti gagal ginjal dapat berkembang menjadi krisis kesehatan yang lebih besar.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/gagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&amp;linkname=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&amp;linkname=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&amp;linkname=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&amp;linkname=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&amp;linkname=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fgagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia%2F&#038;title=Gagal%20Ginjal%20Jadi%20Ancaman%20Serius%20di%20Malaysia" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/gagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia/" data-a2a-title="Gagal Ginjal Jadi Ancaman Serius di Malaysia"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/gagal-ginjal-jadi-ancaman-serius-di-malaysia/">Gagal Ginjal Jadi Ancaman Serius di Malaysia</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balita Dievakuasi Usai Alami Hipotermia di Gunung Ungaran</title>
		<link>https://harianberita.web.id/balita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 07:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Perubahan cuaca ekstrem di kawasan pegunungan kembali memakan korban. Seorang balita berusia 1,5 tahun dilaporkan mengalami hipotermia ketika &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/balita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran/">Balita Dievakuasi Usai Alami Hipotermia di Gunung Ungaran</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Perubahan cuaca ekstrem di kawasan pegunungan kembali memakan korban. Seorang balita berusia 1,5 tahun dilaporkan mengalami hipotermia ketika berada di jalur pendakian Gunung Ungaran, Semarang.</p>
<p>Diketahui peristiwa ini terjadi saat korban bersama kedua orang tuanya melakukan aktivitas pendakian. Kondisi yang awalnya normal berubah drastis usai cuaca tiba-tiba memburuk, disertai hujan deras dan suhu dingin yang menusuk.</p>
<p>Setelah tiba di area puncak sekitar siang hari, keluarga tersebut menghadapi perubahan cuaca yang cukup ekstrem. Hujan deras yang turun pun membuat suhu lingkungan menurun secara signifikan.</p>
<p>Dalam kondisi tersebut, tubuh balita yang masih rentan itu tidak mampu beradaptasi dengan cepat. Ia mulai memperlihatkan tanda-tanda hipotermia seperti menggigil hebat, menangis terus-menerus, kemudian penurunan suhu tubuh secara drastis.</p>
<p>Hipotermia sendiri adalah kondisi medis serius yang terjadi saat suhu tubuh turun di bawah batas normal. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat membahayakan keselamatan, terutama pada anak-anak.</p>
<h3>Respons Cepat Tim SAR</h3>
<p>Beruntung, saat kejadian, tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan sedang bersiaga di kawasan tersebut dalam rangka pengamanan kegiatan Semarang Mountain Race.</p>
<p>Menerima laporan adanya korban, tim SAR langsung bergerak menuju lokasi di kawasan Puncak Bondolan. Proses penanganan dilakukan dengan cepat untuk mencegah kondisi korban semakin memburuk.</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan tindakan pertolongan pertama. Fokus utama adalah menghangatkan tubuh korban dan menstabilkan suhu tubuhnya agar kembali normal.</p>
<h3>Proses Evakuasi ke Basecamp</h3>
<p>Setelah kondisi balita mulai membaik, tim SAR kemudian mengevakuasi korban bersama kedua orang tuanya. Mereka dibawa turun menuju basecamp untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.</p>
<p>Lokasi tujuan evakuasi adalah Basecamp Perantunan, yang menjadi titik aman bagi para pendaki untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.</p>
<p>Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi korban yang masih membutuhkan perhatian khusus.</p>
<p>Insiden ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat membawa anak kecil ke area pegunungan.</p>
<p>Cuaca di gunung bisa berubah dengan cepat tanpa peringatan. Oleh sebab itu, perlengkapan yang memadai seperti pakaian hangat, jas hujan, dan perlindungan ekstra sangat penting untuk dibawa.</p>
<p>Tak hanya itu, membawa anak balita ke jalur pendakian juga memerlukan pertimbangan matang, mengingat kondisi fisik mereka yang masih rentan terhadap perubahan suhu ekstrem.</p>
<h3>Waspada Risiko Hipotermia</h3>
<p>Hipotermia bukanlah kondisi yang bisa dianggap sepele. Gejalanya bisa berkembang dengan cepat, terutama di lingkungan bersuhu rendah.</p>
<p>Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain menggigil, lemas, kebingungan, hingga penurunan kesadaran. Penanganan awal seperti menghangatkan tubuh dan mengganti pakaian basah sangat penting dilakukan.</p>
<p>Dengan kesiapan yang baik dan kewaspadaan tinggi, risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/balita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&amp;linkname=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&amp;linkname=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&amp;linkname=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&amp;linkname=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&amp;linkname=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbalita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran%2F&#038;title=Balita%20Dievakuasi%20Usai%20Alami%20Hipotermia%20di%20Gunung%20Ungaran" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/balita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran/" data-a2a-title="Balita Dievakuasi Usai Alami Hipotermia di Gunung Ungaran"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/balita-dievakuasi-usai-alami-hipotermia-di-gunung-ungaran/">Balita Dievakuasi Usai Alami Hipotermia di Gunung Ungaran</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ranjang Nyaman Dimulai dari Tingginya</title>
		<link>https://harianberita.web.id/ranjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 15:35:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2631</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Banyak orang berpikir bahwa kenyamanan tidur hanya ditentukan oleh kualitas kasur atau luasnya kamar. Padahal, ada faktor lain &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/ranjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya/">Ranjang Nyaman Dimulai dari Tingginya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Banyak orang berpikir bahwa kenyamanan tidur hanya ditentukan oleh kualitas kasur atau luasnya kamar. Padahal, ada faktor lain yang sering diabaikan, yakni tinggi tempat tidur. Hal ini terlihat sepele, namun ternyata berpengaruh besar terhadap kenyamanan hingga kesehatan tubuh.</p>
<p>Tinggi ranjang yang tepat bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan postur tubuh saat tidur dan kemudahan saat naik-turun tempat tidur. Jika salah memilih, dampaknya bisa terasa pada kualitas istirahat hingga kondisi fisik sehari-hari.</p>
<p>Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda terkait tinggi tempat tidur. Hal ini dipengaruhi oleh usia, tinggi badan, hingga kondisi fisik.</p>
<p>Misalnya saja untuk anak-anak, ranjang dengan posisi lebih rendah dinilai lebih aman. Ketinggian yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan cedera saat mereka naik atau turun dari tempat tidur.</p>
<p>Sementara itu, orang dewasa justru membutuhkan kasur yang lebih tinggi dan tebal agar dapat menopang tubuh secara optimal. Umumnya, kasur dengan ketebalan sekitar 30–35 cm menjadi pilihan ideal.</p>
<p>Apabila dikombinasikan dengan rangka tempat tidur setinggi 12–20 cm, maka total tinggi ranjang yang disarankan berada di kisaran 43–55 cm.</p>
<p>Ukuran tersebut dinilai mampu memberikan keseimbangan antara kenyamanan, dukungan tubuh, serta kemudahan bergerak saat duduk atau berdiri.</p>
<h3>Dampak Tinggi Ranjang terhadap Kualitas Tidur</h3>
<p>Meskipun tidak secara langsung menentukan kualitas tidur, tinggi ranjang tetap memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan. Kombinasi antara kasur dan dipan yang tepat dapat membantu menjaga posisi tulang belakang tetap sejajar.</p>
<p>Jika kasur terlalu tipis, tubuh cenderung tidak mendapatkan dukungan yang cukup. Akibatnya, rasa pegal mudah muncul, terutama bagi orang dengan berat badan lebih atau yang sering tidur menyamping.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2634 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9844-300x199.webp" alt="" width="300" height="199" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9844-300x199.webp 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9844.webp 701w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sebaliknya, kasur atau tempat tidur yang terlalu rendah dapat membuat tubuh terasa seperti “tenggelam”.</p>
<p>Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga menyulitkan saat bangun dari posisi tidur.</p>
<p>Di sisi lain, tempat tidur yang terlalu tinggi juga bisa menimbulkan masalah. Posisi duduk menjadi kurang ergonomis dan dapat memberikan tekanan tambahan pada sendi, terutama bagi orang dengan postur tubuh lebih pendek atau lansia.</p>
<p>Kondisi tempat tidur yang tidak ideal dalam jangka panjang juga berpotensi memicu nyeri punggung bawah. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan tubuh terasa tidak segar saat bangun.</p>
<h3>Cara Menentukan Tinggi Tempat Tidur yang Ideal</h3>
<p>Sebenarnya, menentukan tinggi ranjang yang tepat cukup mudah. Salah satu cara paling sederhana yakni menggunakan tinggi lutut sebagai patokan.</p>
<p>Cobalah duduk di kursi dengan posisi kaki membentuk sudut 90 derajat. Kemudian ukur jarak dari lantai ke bagian bawah paha. Angka tersebut bisa dijadikan acuan untuk menentukan tinggi gabungan kasur dan dipan.</p>
<p>Bukan hanya itu, perhatikan juga jenis kasur yang digunakan. Apabila kasur cenderung empuk, sebaiknya pilih tinggi ranjang sedikit lebih tinggi karena tubuh akan masuk ke dalam kasur. Sebaliknya, jika kasur lebih keras, tinggi ranjang sebaiknya mendekati ukuran lutut saat duduk.</p>
<p>Indikator lain yang mudah dikenali adalah saat duduk di tepi tempat tidur. Pastikan kaki dapat menapak rata di lantai tanpa harus berusaha keras atau menggeser posisi tubuh. Jika posisi ini terasa nyaman, kemungkinan besar tinggi ranjang sudah sesuai.</p>
<h3>Sesuaikan dengan Kebutuhan Tubuh</h3>
<p>Dalam memilih tinggi tempat tidur sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Tak hanya mempertimbangkan desain kamar, penting juga menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.</p>
<p>Dengan tinggi ranjang yang tepat, aktivitas sederhana seperti naik, duduk, hingga bangun dari tempat tidur akan terasa lebih mudah dan nyaman. Pada akhirnya, hal ini turut mendukung kualitas tidur yang lebih baik dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/ranjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&amp;linkname=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&amp;linkname=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&amp;linkname=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&amp;linkname=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&amp;linkname=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Franjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya%2F&#038;title=Ranjang%20Nyaman%20Dimulai%20dari%20Tingginya" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/ranjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya/" data-a2a-title="Ranjang Nyaman Dimulai dari Tingginya"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/ranjang-nyaman-dimulai-dari-tingginya/">Ranjang Nyaman Dimulai dari Tingginya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Ilmiah di Balik Stres Hari Senin</title>
		<link>https://harianberita.web.id/fakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 07:13:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2626</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Banyak orang merasa jika hari Senin identik dengan rasa berat, malas, hingga cemas ketika harus kembali ke rutinitas. &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/fakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin/">Fakta Ilmiah di Balik Stres Hari Senin</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Banyak orang merasa jika hari Senin identik dengan rasa berat, malas, hingga cemas ketika harus kembali ke rutinitas. Apalagi usai menikmati akhir pekan, transisi menuju aktivitas kerja atau sekolah sering terasa tidak menyenangkan.</p>
<p>Namun, perasaan ini ternyata bukan sekadar sugesti. Penelitian terbaru dari University of Hong Kong yang diterbitkan di Journal of Affective Disorders menemukan bahwa stres di hari Senin berkaitan erat dengan sistem biologis tubuh manusia.</p>
<p>Fenomena ini dikenal dengan istilah anxious Monday, yaitu kondisi meningkatnya stres dan kecemasan yang secara konsisten muncul di awal pekan.</p>
<p>Dalam penelitian tersebut, ilmuwan menganalisis data lebih dari 3.500 orang dewasa, termasuk mereka yang sudah pensiun. Hasilnya cukup mengejutkan: efek stres hari Senin tetap muncul meskipun seseorang tidak lagi bekerja.</p>
<p>Peneliti utama, Tarani Chandola, menjelaskan bahwa hari Senin telah menjadi simbol tekanan secara kultural. Seiring waktu, persepsi ini tertanam dalam pola pikir dan akhirnya memengaruhi respons tubuh.</p>
<p>Artinya, bukan hanya pikiran yang merasa terbebani, tetapi tubuh juga ikut bereaksi terhadap datangnya awal pekan.</p>
<h3>Peran Sistem Stres dalam Tubuh</h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2629 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9813-300x169.jpeg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9813-300x169.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9813.jpeg 650w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Secara ilmiah, kondisi ini berkaitan dengan Sumbu HPA, yaitu sistem yang mengatur respons stres dalam tubuh.</p>
<p>Saat memasuki hari Senin, sistem ini bekerja lebih aktif dan memicu beberapa perubahan, seperti:</p>
<ul>
<li>Peningkatan hormon kortisol</li>
<li>Tekanan darah yang lebih tinggi</li>
<li>Gangguan metabolisme</li>
<li>Penurunan daya tahan tubuh</li>
</ul>
<p>Inilah alasan mengapa sebagian orang merasa lebih lelah atau tidak nyaman di awal pekan, bahkan sebelum aktivitas dimulai.</p>
<p>Efek anxious Monday juga berdampak pada kesehatan fisik. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kortisol bisa meningkat hingga 23 persen pada hari Senin.</p>
<p>Tak hanya itu, risiko serangan jantung juga tercatat naik sekitar 19 persen dibandingkan hari lainnya. Fakta ini menegaskan bahwa stres di hari Senin bukan hal sepele.</p>
<p>Menariknya, sebagian besar penyebab fenomena ini belum sepenuhnya dipahami. Hanya sekitar 23 persen yang bisa dijelaskan oleh faktor psikologis seperti beban kerja atau rasa cemas. Sisanya masih menjadi misteri dalam penelitian.</p>
<h3>Cara Mengurangi Stres di Hari Senin</h3>
<p>Karena stres hari Senin memiliki dasar biologis, penting untuk menyiasatinya dengan cara yang tepat. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:</p>
<ul>
<li>Mengatur jadwal tidur lebih baik sebelum Senin</li>
<li>Menghindari beban kerja berat di pagi hari</li>
<li>Memulai hari dengan aktivitas ringan</li>
<li>Menjaga asupan nutrisi dan cairan</li>
<li>Memberi waktu adaptasi sebelum kembali produktif</li>
</ul>
<p>Pendekatan ini dapat membantu tubuh beradaptasi lebih baik sehingga tekanan di awal pekan tidak terasa berlebihan.</p>
<p>Temuan ini membuktikan bahwa rasa enggan di hari Senin bukan sekadar “malas” atau kebiasaan buruk. Ada kombinasi faktor biologis dan budaya yang memengaruhi kondisi tersebut.</p>
<p>Dengan memahami hal ini, kita bisa lebih bijak dalam menyikapi awal pekan. Memberi ruang bagi diri sendiri untuk beradaptasi justru menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan mental dan fisik.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/fakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&amp;linkname=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&amp;linkname=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&amp;linkname=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&amp;linkname=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&amp;linkname=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ffakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin%2F&#038;title=Fakta%20Ilmiah%20di%20Balik%20Stres%20Hari%20Senin" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/fakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin/" data-a2a-title="Fakta Ilmiah di Balik Stres Hari Senin"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/fakta-ilmiah-di-balik-stres-hari-senin/">Fakta Ilmiah di Balik Stres Hari Senin</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Boleh Minum Air Es Saat Demam?</title>
		<link>https://harianberita.web.id/apakah-boleh-minum-air-es-saat-demam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 04:10:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Ketika tubuh mengalami demam, banyak orang langsung mencari minuman dingin untuk meredakan rasa panas. Namun, muncul pertanyaan: apakah &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/apakah-boleh-minum-air-es-saat-demam/">Apakah Boleh Minum Air Es Saat Demam?</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Ketika tubuh mengalami demam, banyak orang langsung mencari minuman dingin untuk meredakan rasa panas. Namun, muncul pertanyaan: apakah air es benar-benar membantu, atau justru bisa memperburuk kondisi?</p>
<p>Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Semua kembali pada kondisi tubuh dan cara tubuh merespons suhu minuman.</p>
<p>Saat demam terjadi, tubuh sedang menjalankan mekanisme alami untuk melawan infeksi. Dalam kondisi ini, suhu tubuh meningkat dan menyebabkan cairan lebih cepat hilang melalui keringat.</p>
<p>Menurut berbagai sumber kesehatan seperti Biology Insights, kehilangan cairan saat demam bisa cukup signifikan, bahkan mencapai ratusan mililiter per hari.</p>
<p>Jika tidak segera diganti, kondisi ini dapat memicu dehidrasi yang justru memperlambat proses pemulihan.</p>
<h3>Air Es Hanya Memberi Efek Sementara</h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2623 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648-300x169.jpeg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648-300x169.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648-1024x576.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648-768x432.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648-1536x864.jpeg 1536w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_9648.jpeg 1560w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Minum air dingin memang bisa memberikan sensasi segar saat tubuh terasa panas. Namun, efek ini hanya bersifat sementara dan tidak benar-benar menurunkan suhu inti tubuh.</p>
<p>Tubuh manusia memiliki sistem pengatur suhu sendiri. Ketika menerima rangsangan dingin, tubuh justru bisa bereaksi dengan menghasilkan panas tambahan untuk menyeimbangkan kondisi.</p>
<p>Akibatnya, rasa panas bisa kembali muncul setelah efek dingin hilang.</p>
<p>Pada beberapa kondisi, konsumsi air es saat demam bisa menimbulkan ketidaknyamanan, terutama jika diminum terlalu cepat atau dalam jumlah banyak.</p>
<p>Mengacu pada penjelasan dari Science Insights, minuman yang sangat dingin dapat memicu penyempitan pembuluh darah sementara, khususnya di area tenggorokan.</p>
<p>Selain itu, beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain:</p>
<ul>
<li>Mual atau muntah</li>
<li>Iritasi tenggorokan</li>
<li>Sensasi menggigil</li>
<li>Gangguan pencernaan ringan</li>
</ul>
<p>Reaksi ini berbeda pada setiap orang, tergantung sensitivitas tubuh masing-masing.</p>
<h3>Kapan Minuman Dingin Masih Boleh Dikonsumsi?</h3>
<p>Meski tidak ideal, minuman dingin tetap bisa dikonsumsi dalam kondisi tertentu.</p>
<p>Misalnya saja saat mengalami sakit tenggorokan, air dingin atau es bisa memberikan efek kebas sementara yang membantu meredakan nyeri.</p>
<p>Akan tetapi, perlu dipahami bahwa efek tersebut hanya meredakan gejala, bukan mempercepat penyembuhan.</p>
<p>Untuk sebagian besar kondisi demam, minuman hangat justru lebih dianjurkan.</p>
<p>Minuman hangat dapat membantu:</p>
<ul>
<li>Mengencerkan lendir</li>
<li>Melegakan saluran pernapasan</li>
<li>Memberikan efek relaksasi pada tubuh</li>
</ul>
<p>Oleh sebab itu, pilihan minuman seperti air hangat atau teh herbal sering direkomendasikan ketika tubuh sedang tidak fit.</p>
<p>Supaya tubuh tetap terhidrasi dan proses pemulihan berjalan optimal, berikut beberapa jenis minuman yang disarankan:</p>
<ul>
<li>Air putih suhu ruang</li>
<li>Air hangat</li>
<li>Teh herbal</li>
<li>Minuman elektrolit (jika kehilangan cairan cukup banyak)</li>
</ul>
<p>Jenis minuman ini lebih mudah diterima tubuh dan minim risiko menimbulkan efek samping.</p>
<h3>Kesimpulan: Boleh, Tapi Bukan Pilihan Terbaik</h3>
<p>Minum air es saat demam pada dasarnya tidak berbahaya, selama tubuh masih bisa menerimanya tanpa reaksi negatif.</p>
<p>Namun, jika tujuan utamanya adalah mempercepat pemulihan, air bersuhu ruang atau hangat tetap menjadi pilihan yang lebih aman dan efektif.</p>
<p>Fokus utama saat demam bukan pada suhu minuman, melainkan kecukupan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/apakah-boleh-minum-air-es-saat-demam/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&amp;linkname=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&amp;linkname=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&amp;linkname=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&amp;linkname=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&amp;linkname=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fapakah-boleh-minum-air-es-saat-demam%2F&#038;title=Apakah%20Boleh%20Minum%20Air%20Es%20Saat%20Demam%3F" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/apakah-boleh-minum-air-es-saat-demam/" data-a2a-title="Apakah Boleh Minum Air Es Saat Demam?"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/apakah-boleh-minum-air-es-saat-demam/">Apakah Boleh Minum Air Es Saat Demam?</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trik Masak Ikan Asin Supaya Lebih Nikmat</title>
		<link>https://harianberita.web.id/trik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 08:02:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Rasa gurih khas ikan asin memang menggugah selera. Akan tetapi, kandungan garamnya yang tinggi sering membuat cita &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/trik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat/">Trik Masak Ikan Asin Supaya Lebih Nikmat</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Rasa gurih khas ikan asin memang menggugah selera. Akan tetapi, kandungan garamnya yang tinggi sering membuat cita rasanya terlalu kuat apabila langsung dimasak tanpa perlakuan khusus.</p>
<p>Supaya lebih nikmat di lidah dan tetap sehat dikonsumsi, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa asin pada ikan asin sebelum diolah.</p>
<h3>Pentingnya Mengurangi Kadar Garam</h3>
<p>Kandungan garam berlebih pada ikan asin tidak hanya memengaruhi rasa, namun juga berdampak pada kesehatan.</p>
<p>Konsumsi natrium yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti hipertensi, stroke, hingga gangguan ginjal. Karena itu, penting untuk mengolah ikan asin dengan cara yang tepat agar kadar garamnya lebih terkendali.</p>
<h4>1. Bilas dan Rendam dengan Air</h4>
<p>Langkah paling sederhana yakni membilas ikan asin memakai air bersih, kemudian merendamnya dalam air hangat sebelum dimasak.</p>
<p>Proses ini membantu melarutkan garam yang menempel pada permukaan dan jaringan ikan. Selain itu, perendaman juga dapat mengurangi mikroorganisme seperti kapang yang mungkin ada pada ikan asin.</p>
<h4>2. Rebus Sebelum Dimasak</h4>
<p>Merebus ikan asin selama kurang lebih 10 menit sebelum diolah bisa menjadi cara efektif untuk menurunkan kadar garam.</p>
<p>Metode ini bekerja dengan melarutkan sebagian garam dari dalam daging ikan. Bahkan, perebusan dapat mengurangi kadar garam hingga sekitar 40 persen lebih, sehingga rasa asin tidak terlalu tajam saat dimakan.</p>
<h4>3. Gunakan Air Cuka atau Lemon</h4>
<p>Merendam ikan asin dengan tambahan sedikit cuka atau perasan lemon dapat membantu menyeimbangkan rasa.</p>
<p>Kandungan asam pada bahan tersebut mampu mengurangi kesan asin berlebih, meskipun tidak secara langsung menghilangkan kadar natrium dalam ikan.</p>
<h4>4. Masak dengan Bahan Pelengkap</h4>
<p>Saat mengolah ikan asin, tambahkan bahan lain seperti bawang, cabai, tomat, gula, atau santan.</p>
<p>Kombinasi bahan ini akan membantu menyeimbangkan rasa sehingga asin dari ikan tidak terlalu dominan. Teknik ini juga membuat hidangan lebih kaya rasa dan lebih nikmat.</p>
<p>Walaupun cara-cara di atas bisa membantu mengurangi kadar garam, konsumsi ikan asin tetap perlu dibatasi.</p>
<p>Mengonsumsinya dalam jumlah wajar adalah langkah terbaik untuk menjaga keseimbangan rasa sekaligus kesehatan tubuh.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/trik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&amp;linkname=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&amp;linkname=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&amp;linkname=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&amp;linkname=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&amp;linkname=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftrik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat%2F&#038;title=Trik%20Masak%20Ikan%20Asin%20Supaya%20Lebih%20Nikmat" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/trik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat/" data-a2a-title="Trik Masak Ikan Asin Supaya Lebih Nikmat"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/trik-masak-ikan-asin-supaya-lebih-nikmat/">Trik Masak Ikan Asin Supaya Lebih Nikmat</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi SAR Gunung Galang Berakhir</title>
		<link>https://harianberita.web.id/operasi-sar-gunung-galang-berakhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 15:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2610</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Operasi pencarian dua pendaki yang sempat hilang di kawasan Gunung Galang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/operasi-sar-gunung-galang-berakhir/">Operasi SAR Gunung Galang Berakhir</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Operasi pencarian dua pendaki yang sempat hilang di kawasan Gunung Galang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan keduanya dalam kondisi selamat, meski mengalami kelelahan akibat kehabisan bekal makanan.</p>
<p>Kedua pendaki tersebut ditemukan sekitar 14 kilometer dari titik awal laporan hilang, setelah beberapa hari pencarian dilakukan.</p>
<p>Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, mengonfirmasi bahwa kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat, namun kondisinya lemas.</p>
<p>Hal ini diduga karena mereka kehabisan bahan makanan selama tersesat di jalur pendakian.</p>
<h3>Kronologi Hilangnya Pendaki</h3>
<p>Kedua pendaki yang diketahui bernama Moh Agil (21) dan Moh Rifal (18) dilaporkan hilang pada Senin (23/3). Mereka tersesat saat turun dari Pos 3 Gunung Galang.</p>
<p>Saat itu, mereka mendaki bersama dua rekannya. Namun, kedua korban memilih beristirahat di Pos 3, sementara dua pendaki lainnya melanjutkan perjalanan menuju puncak.</p>
<p>Ketika kedua rekannya kembali dari puncak, mereka tidak lagi menemukan Agil dan Rifal di lokasi istirahat tersebut.</p>
<p>Menyadari kedua rekannya hilang, para pendaki langsung melakukan pencarian di sekitar area. Namun karena tidak membuahkan hasil, laporan kemudian disampaikan kepada pihak berwenang.</p>
<p>Usai menerima laporan, tim SAR gabungan dari Basarnas Palu segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian intensif.</p>
<h3>Ditemukan oleh Warga Setempat</h3>
<p>Di tengah proses pencarian, tim SAR mendapatkan informasi dari warga bahwa kedua pendaki telah ditemukan oleh seorang petani di sekitar kawasan tersebut.</p>
<p>Menindaklanjuti informasi itu, tim segera menuju lokasi penemuan dan melakukan proses evakuasi terhadap korban.</p>
<p>Setelah berhasil dievakuasi, kedua pendaki langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka stabil setelah mengalami kelelahan selama berada di alam terbuka tanpa logistik yang cukup.</p>
<p>Dengan ditemukannya kedua korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian resmi dihentikan.</p>
<p>Pihak Basarnas memastikan seluruh rangkaian operasi SAR telah selesai dan kedua pendaki kini dalam penanganan medis.</p>
<h3>Imbauan untuk Pendaki Gunung</h3>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan matang. Perencanaan rute, logistik yang cukup, serta komunikasi yang baik menjadi faktor penting untuk menghindari risiko tersesat.</p>
<p>Pendaki juga diimbau untuk tidak terpisah dari rombongan dan selalu melaporkan rencana perjalanan kepada pihak terkait sebelum melakukan pendakian.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/operasi-sar-gunung-galang-berakhir/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&amp;linkname=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&amp;linkname=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&amp;linkname=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&amp;linkname=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&amp;linkname=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Foperasi-sar-gunung-galang-berakhir%2F&#038;title=Operasi%20SAR%20Gunung%20Galang%20Berakhir" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/operasi-sar-gunung-galang-berakhir/" data-a2a-title="Operasi SAR Gunung Galang Berakhir"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/operasi-sar-gunung-galang-berakhir/">Operasi SAR Gunung Galang Berakhir</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upacara Besakih, Gunung Agung Ditutup</title>
		<link>https://harianberita.web.id/upacara-besakih-gunung-agung-ditutup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 10:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Aktivitas pendakian di Gunung Agung akan dihentikan sementara selama hampir satu bulan. Penutupan ini berlaku mulai 28 Maret &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/upacara-besakih-gunung-agung-ditutup/">Upacara Besakih, Gunung Agung Ditutup</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Aktivitas pendakian di Gunung Agung akan dihentikan sementara selama hampir satu bulan. Penutupan ini berlaku mulai 28 Maret hingga 24 April 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap rangkaian upacara besar yang tengah berlangsung di Bali.</p>
<p>Kebijakan ini berkaitan langsung dengan pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang dipusatkan di Pura Agung Besakih, salah satu pura paling sakral bagi umat Hindu di Pulau Dewata.</p>
<p>Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa keputusan untuk menutup jalur pendakian tidak diambil secara sepihak. Para pemangku adat telah menggelar paruman atau rapat bersama seluruh pengempon pura sebelum menetapkan kebijakan tersebut.</p>
<p>Hasil rapat tersebut kemudian disosialisasikan kepada berbagai pihak, termasuk pemandu wisata, pengelola pendakian, hingga agen perjalanan. Langkah ini dilakukan agar informasi penutupan dapat diterima secara luas, terutama oleh wisatawan yang telah merencanakan perjalanan ke Gunung Agung.</p>
<p>Ia juga mengimbau para pendaki, baik lokal maupun mancanegara, untuk mematuhi aturan ini dan tidak memaksakan diri tetap mendaki selama periode penutupan berlangsung.</p>
<h3>Gunung Agung Bukan Sekadar Destinasi Wisata</h3>
<p>Bagi masyarakat Bali, Gunung Agung memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar objek wisata alam. Gunung ini dipercaya sebagai pusat spiritual dan tempat yang sangat suci.</p>
<p>Karena itu, selama upacara keagamaan berlangsung, kawasan gunung harus dijaga dari aktivitas yang berpotensi mengganggu kesucian. Penutupan pendakian menjadi salah satu bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan kepercayaan yang masih dijunjung tinggi hingga saat ini.</p>
<p>Karya Ida Bhatara Turun Kabeh merupakan salah satu upacara besar dalam tradisi Hindu Bali yang melibatkan berbagai prosesi penting. Salah satu rangkaian utama adalah upacara nedunang yang akan dilaksanakan pada 30 Maret 2026.</p>
<p>Dalam prosesi tersebut, Ida Bhatara diyakini akan “diturunkan” dari tempat penyimpanan masing-masing untuk kemudian berstana di Pura Penataran Agung Besakih. Momen ini menjadi bagian penting dalam rangkaian spiritual yang sarat makna.</p>
<p>Puncak upacara sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2 April 2026. Pada hari tersebut, umat Hindu akan memusatkan perhatian pada prosesi utama yang berlangsung secara khidmat dan sakral.</p>
<h3>Penutupan untuk Cegah Gangguan dan Risiko</h3>
<p>Penutupan jalur pendakian tidak hanya bertujuan menjaga kesucian upacara, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko. Aktivitas pendakian yang tetap berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya ritual keagamaan.</p>
<p>Selain itu, potensi risiko keselamatan bagi pendaki juga menjadi pertimbangan penting. Dengan banyaknya aktivitas upacara di sekitar kawasan, kondisi di lapangan bisa menjadi tidak kondusif bagi kegiatan pendakian.</p>
<p>Oleh karena itu, penutupan sementara dinilai sebagai langkah yang tepat demi menjaga keamanan semua pihak sekaligus memastikan upacara berjalan lancar tanpa hambatan.</p>
<p>Pihak adat mengimbau wisatawan yang sudah merencanakan pendakian agar menunda perjalanan mereka hingga waktu yang telah ditentukan. Keputusan ini diharapkan dapat dipahami sebagai bagian dari penghormatan terhadap budaya lokal.</p>
<p>Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa berwisata ke Bali tidak hanya soal menikmati keindahan alamnya, tetapi juga tentang menghargai tradisi dan nilai spiritual masyarakat setempat.</p>
<p>Dengan memahami konteks budaya tersebut, wisatawan dapat merasakan pengalaman yang lebih bermakna saat berkunjung ke Pulau Dewata.</p>
<h3>Jadwal Pembukaan Kembali Pendakian</h3>
<p>Pendakian ke Gunung Agung direncanakan kembali dibuka pada 25 April 2026. Pembukaan ini dilakukan sehari setelah upacara penyineban, yaitu prosesi penutupan dari seluruh rangkaian Karya IBTK.</p>
<p>Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pihak adat berharap seluruh rangkaian upacara tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/upacara-besakih-gunung-agung-ditutup/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&amp;linkname=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&amp;linkname=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&amp;linkname=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&amp;linkname=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&amp;linkname=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fupacara-besakih-gunung-agung-ditutup%2F&#038;title=Upacara%20Besakih%2C%20Gunung%20Agung%20Ditutup" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/upacara-besakih-gunung-agung-ditutup/" data-a2a-title="Upacara Besakih, Gunung Agung Ditutup"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/upacara-besakih-gunung-agung-ditutup/">Upacara Besakih, Gunung Agung Ditutup</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resep Rendang Sederhana, Hasil Maksimal</title>
		<link>https://harianberita.web.id/resep-rendang-sederhana-hasil-maksimal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 12:20:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Banyak orang menganggap memasak Rendang itu sulit karena identik dengan bumbu yang banyak dan waktu memasak yang lama. &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/resep-rendang-sederhana-hasil-maksimal/">Resep Rendang Sederhana, Hasil Maksimal</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Banyak orang menganggap memasak Rendang itu sulit karena identik dengan bumbu yang banyak dan waktu memasak yang lama. Padahal, jika tahu cara menyiasatinya, hidangan khas Indonesia ini tetap bisa dibuat dengan langkah yang lebih ringkas tanpa mengorbankan rasa.</p>
<p>Masakan tradisional dari Sumatra Barat ini dikenal dengan cita rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang kuat. Proses memasaknya memang membutuhkan waktu agar daging menjadi empuk sekaligus menyerap bumbu hingga ke dalam. Namun, bukan berarti prosesnya harus selalu merepotkan.</p>
<p>Dengan teknik yang lebih praktis, kamu tetap bisa menghadirkan rendang lezat di rumah.</p>
<p><strong>Bahan Utama yang Perlu Disiapkan</strong></p>
<p>Berikut bahan dasar yang bisa kamu siapkan terlebih dahulu:</p>
<ul>
<li>1 kg daging sapi</li>
<li>600 ml santan kental</li>
<li>4 batang serai (memarkan)</li>
<li>3 lembar daun jeruk</li>
<li>2 lembar daun kunyit</li>
<li>Asam jawa secukupnya</li>
<li>Gula merah atau gula aren</li>
<li>Garam secukupnya</li>
<li>Minyak untuk menumis</li>
</ul>
<p><strong>Bumbu Halus</strong></p>
<p>Agar lebih cepat, semua bahan bisa langsung diblender:</p>
<ul>
<li>Kemiri</li>
<li>Bawang putih</li>
<li>Cabai merah</li>
<li>Bawang bombay</li>
<li>Jahe</li>
<li>Lengkuas</li>
<li>Kunyit</li>
<li>Ketumbar bubuk</li>
<li>Kapulaga</li>
<li>Jintan</li>
</ul>
<h3>Cara Memasak Rendang dengan Cara Lebih Mudah</h3>
<h4>1. Potong daging dengan ukuran pas</h4>
<p>Iris daging berbentuk kotak sedang. Hindari ukuran terlalu kecil agar tidak hancur saat dimasak lama. Memotong berlawanan arah serat membantu teksturnya tetap empuk.</p>
<h4>2. Haluskan semua bumbu</h4>
<p>Masukkan seluruh bahan bumbu ke blender hingga menjadi pasta. Cara ini jauh lebih cepat dibanding mengulek secara manual.</p>
<h4>3. Masak bumbu hingga matang</h4>
<p>Tumis bumbu sampai aromanya keluar dan tampilannya lebih berminyak. Ini tanda bumbu sudah cukup matang dan siap digunakan.</p>
<h4>4. Campurkan daging</h4>
<p>Masukkan daging ke dalam bumbu, lalu aduk sampai seluruh bagian terlapisi rata.</p>
<h4>5. Tuangkan santan dan rempah</h4>
<p>Tambahkan santan, serai, daun jeruk, dan bahan lainnya. Aduk perlahan agar santan tetap stabil.</p>
<h4>6. Gunakan api kecil</h4>
<p>Biarkan masakan mendidih, lalu kecilkan api dan masak secara perlahan. Proses ini membantu bumbu meresap lebih dalam.</p>
<h4>7. Masak hingga tekstur berubah</h4>
<p>Lanjutkan memasak sampai kuah menyusut dan berubah menjadi lebih kental. Di tahap akhir, aduk lebih sering agar tidak gosong.</p>
<h3>Tips Agar Rendang Lebih Praktis</h3>
<p>Supaya proses memasak lebih nyaman, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:</p>
<ul>
<li>Gunakan blender agar hemat waktu</li>
<li>Pilih panci tebal supaya panas merata</li>
<li>Masak dalam jumlah banyak sekaligus</li>
<li>Diamkan semalaman untuk rasa yang lebih kuat</li>
</ul>
<p>Menariknya, rendang justru sering terasa lebih nikmat setelah didiamkan karena bumbunya semakin meresap.</p>
<p>Dengan cara yang lebih sederhana ini, memasak rendang tidak lagi terasa rumit. Kamu tetap bisa menikmati hidangan kaya rempah dengan usaha yang lebih efisien.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/resep-rendang-sederhana-hasil-maksimal/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&amp;linkname=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&amp;linkname=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&amp;linkname=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&amp;linkname=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&amp;linkname=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fresep-rendang-sederhana-hasil-maksimal%2F&#038;title=Resep%20Rendang%20Sederhana%2C%20Hasil%20Maksimal" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/resep-rendang-sederhana-hasil-maksimal/" data-a2a-title="Resep Rendang Sederhana, Hasil Maksimal"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/resep-rendang-sederhana-hasil-maksimal/">Resep Rendang Sederhana, Hasil Maksimal</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Jaksel Temukan Ratusan Lapangan Padel Ilegal</title>
		<link>https://harianberita.web.id/pemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 13:58:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2599</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menemukan masih banyak fasilitas olahraga padel yang berdiri tanpa izin resmi. Dari ratusan &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/pemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal/">Pemkot Jaksel Temukan Ratusan Lapangan Padel Ilegal</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menemukan masih banyak fasilitas olahraga padel yang berdiri tanpa izin resmi. Dari ratusan lapangan yang ada, lebih dari separuhnya belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).</p>
<p>Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menyebutkan bahwa saat ini terdapat total 209 lapangan padel di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, hanya 105 lapangan yang sudah memiliki izin, sementara 104 lainnya belum memenuhi persyaratan administratif.</p>
<p>“Untuk Jakarta Selatan sendiri terdapat 209 lapangan padel. Sebanyak 105 unit memiliki izin, sementara 104 unit lainnya belum memiliki izin,” ujar Ali dalam kegiatan penyegelan bangunan di kawasan Jagakarsa, Senin.</p>
<h3>Penindakan Dimulai dari Surat Peringatan</h3>
<p>Pemerintah daerah menerapkan tahapan penindakan secara bertahap terhadap bangunan yang melanggar aturan. Proses tersebut diawali dengan pengawasan lapangan untuk memastikan setiap bangunan telah memenuhi ketentuan perizinan.</p>
<p>Apabila ditemukan pembangunan yang dilakukan tanpa PBG, pemilik bangunan akan menerima surat peringatan. Tahapan sanksi dimulai dari Surat Peringatan pertama (SP1), kemudian SP2, hingga SP3.</p>
<p>Jika pemilik tetap tidak mengurus izin setelah diberikan peringatan, pemerintah dapat memberlakukan pembatasan kegiatan hingga tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.</p>
<h3>Penyegelan Lapangan Padel di Jagakarsa</h3>
<p>Sebagai bagian dari penertiban, Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Jakarta Selatan melakukan penyegelan terhadap sebuah lapangan padel yang tidak memiliki izin.</p>
<p>Lapangan tersebut berada di Jalan Moh. Kahfi 1 RT 04/RW 04, Cipedak, wilayah Jagakarsa.</p>
<p>Langkah penindakan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk edukasi kepada para pelaku usaha maupun pemilik bangunan agar mematuhi aturan sebelum memulai pembangunan fasilitas olahraga.</p>
<h3>Ratusan Lapangan Padel di Jakarta Belum Berizin</h3>
<p>Data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa persoalan perizinan lapangan padel tidak hanya terjadi di Jakarta Selatan.</p>
<p>Secara keseluruhan, terdapat 397 lapangan padel di Jakarta, dan sebanyak 185 lapangan di antaranya belum memiliki izin PBG.</p>
<p>Pemerintah juga menetapkan sejumlah aturan terkait pembangunan fasilitas olahraga padel di ibu kota. Lapangan padel tidak diperbolehkan dibangun di atas aset milik pemerintah daerah maupun di area Ruang Terbuka Hijau (RTH).</p>
<p>Selain itu, pembangunan lapangan padel juga tidak diperkenankan berada di tengah permukiman warga.</p>
<p>Bagi lapangan yang berada di kawasan perumahan namun sudah memiliki izin resmi, pemerintah menetapkan batasan jam operasional maksimal hingga pukul 20.00 WIB.</p>
<p>Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan lingkungan sekaligus memastikan pembangunan fasilitas olahraga di Jakarta tetap sesuai dengan aturan tata ruang yang berlaku.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/pemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&amp;linkname=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&amp;linkname=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&amp;linkname=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&amp;linkname=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&amp;linkname=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal%2F&#038;title=Pemkot%20Jaksel%20Temukan%20Ratusan%20Lapangan%20Padel%20Ilegal" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/pemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal/" data-a2a-title="Pemkot Jaksel Temukan Ratusan Lapangan Padel Ilegal"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/pemkot-jaksel-temukan-ratusan-lapangan-padel-ilegal/">Pemkot Jaksel Temukan Ratusan Lapangan Padel Ilegal</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
