Harian Berita – Mahfud MD selaku Menko Polhukam mengatakan bertanggung jawab atas kerumunan massa yang menjemput kepulangan Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta setelah sebelumnya disinggung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Mahfud mengungkapkan jika penjemputan Habib Rizieq di bandara adalah diskresi pemerintah.
Melalui Twitter-nya, Mahfud menjelaskan mengenai, diskresi pemerintah seputar penjemputan, pengamanan, dan pengantaran Habib Rizieq dari bandara sampai ke rumahnya.
Namun mengenai kerumunan dari acara Habib Rizieq di Petamburan bukan diskresi dari pemerintah. Karena direksi pemerintah hanya untuk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan.
Semua itu berjalan dengan tertib sampai HRS tiba dirumahnya pada sore hari itu. Namun, acara pada malam dan hari-hari berikutnya yang menimbulkan kerumunan orang sudah di luar diskresi.
Mahfud mengatakan jika dialah yang mengumumkan bahwa Habib Rizieq diizinkan untuk pulang ke Indonesia dan boleh dijemput asalkan sesuai dengan aturan.
“Siap, Kang Ridwan Kamil. Saya bertanggung jawab. Saya yang umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia karena dia punya hak hukum untuk pulang. Saya juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput, asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Saya juga yang minta HRS diantar sampai ke Petamburan,” ucap Mahfud.
Mahfud juga menyertakan video pernyataan mengenai kepulangan Habib Rizieq. Intinya diskresi dari pemerintah selesai saat Habib Rizieq sudah diantar sampai ke rumah.
Sebelumnya, Ridwan Kamil berbicara mengenai kekisruhan kerumunan di Petambunan setelah Habib Rizieq pulang ke Indonesia. Menurutnya, Mahfud juga harus bertanggung jawab karena diketahui sempat menyampaikan keterangan terkait penjemputan di Bandara Soetta. Di dalam keterangannya Mahfud mengizinkan asal dilakukan dengan tertib.
Ridwan Kamil juga beropini bahwa menurutnya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud, di mana diizinkan untuk melakukan penjemputan HRS. Hal ini disampaikan oleh Kang Emil ini setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (16/12).
Ridwan Kamil sendiri juga sempat mempertanyakan mengenai Gubernur Banten Wahidin Halim yang tidak diperiksa berkaitan kerumunan massa Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta yang ada di Tangerang.
Wahidin pun menjawab bahwa otoritas Bandara Soetta bukan kewenangannya. Wahidin juga berkata bahwa para rombongan HRS pulang dan turun di Bandara Soetta, itu menjadi otoritas pihak Bandara Soetta, bukan otoritas atau kewenangan Gubernur.
