<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Berita</title>
	<atom:link href="https://harianberita.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianberita.web.id</link>
	<description>Situs Berita Online Indonesia Terupdate dan Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2026 07:41:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.12</generator>
	<item>
		<title>Sebelum Bungkus Sarapan Hotel, Pahami Dulu Etikanya</title>
		<link>https://harianberita.web.id/sebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 07:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Sarapan buffet menjadi salah satu fasilitas hotel yang banyak dinikmati tamu. Beragam makanan dan minuman biasanya tersedia di &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/sebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya/">Sebelum Bungkus Sarapan Hotel, Pahami Dulu Etikanya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Sarapan buffet menjadi salah satu fasilitas hotel yang banyak dinikmati tamu. Beragam makanan dan minuman biasanya tersedia di restoran hotel selama jam sarapan, sehingga tamu bebas memilih menu sesuai selera.</p>
<p>Akan tetapi, ada satu hal yang kadang menimbulkan pertanyaan, terutama bagi tamu yang tidak sempat menghabiskan sarapan di restoran. Apakah makanan dari buffet boleh dibawa ke kamar atau bahkan dibungkus untuk dibawa pulang?</p>
<p>General Manager Wyndham Surabaya City Centre, George Wenur, menjelaskan pada umumnya makanan yang disediakan dalam buffet sarapan hotel tidak diperuntukkan untuk dibawa keluar dari restoran.</p>
<p>Tamu sebaiknya menikmati hidangan langsung di area restoran. Selain berkaitan dengan aturan hotel, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.</p>
<p>“Para tamu bisa menikmati sarapan langsung di restoran agar dapat menikmati hidangan dalam kondisi segar sekaligus menjaga standar keamanan makanan,” jelas George Wenur seperti dilansir dari <a href="http://cnnindonesia.com/">CNNIndonesia.com</a>.</p>
<p>Bagi tamu yang ingin menikmati makanan dengan lebih privat di kamar, biasanya pihak hotel menyediakan alternatif berupa layanan room service. Tamu dapat memilih makanan dari menu yang memang disediakan khusus untuk layanan tersebut.</p>
<p>Wyndham Hotel juga menerapkan ketentuan serupa di Tangerine Restaurant. Membawa makanan dari buffet keluar restoran pada dasarnya bukan bagian dari fasilitas sarapan yang diberikan kepada tamu.</p>
<p>Meski demikian, setiap hotel dapat memiliki kebijakan berbeda. Karena itu, tamu sebaiknya tidak langsung berasumsi bahwa makanan buffet boleh dibawa pergi. Jika memang memiliki kebutuhan khusus, cara paling aman adalah menanyakan kebijakan tersebut kepada staf restoran.</p>
<h2>Etika yang Perlu Diperhatikan Saat Sarapan Buffet</h2>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2859 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_1849-300x200.jpeg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_1849-300x200.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_1849-1024x683.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_1849-768x512.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_1849.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tak hanya persoalan membawa makanan, ada sejumlah etika sederhana yang sebaiknya diperhatikan ketika menikmati sarapan di restoran hotel. Hal ini penting agar fasilitas buffet tetap nyaman digunakan semua tamu.</p>
<h4>Datang pada waktu yang tepat.</h4>
<p>Sebaiknya jangan datang terlalu dekat dengan batas akhir waktu sarapan. Jika datang sekitar 30 menit sebelum restoran tutup, pilihan makanan bisa saja sudah terbatas atau beberapa hidangan tidak lagi berada dalam kondisi terbaik. Waktu pertengahan jam operasional biasanya menjadi pilihan yang lebih nyaman.</p>
<h4>Gunakan piring baru saat mengambil makanan lagi.</h4>
<p>Setelah piring pertama selesai, ambillah piring bersih ketika ingin menambah makanan. Menggunakan kembali piring yang sudah dipakai berisiko mengurangi kebersihan dan meningkatkan kemungkinan kontaminasi silang pada area buffet.</p>
<h4>Ambil makanan sesuai kebutuhan.</h4>
<p>Hindari memenuhi piring dengan makanan dalam jumlah terlalu banyak jika belum yakin mampu menghabiskannya. Lebih baik mengambil sedikit terlebih dahulu dan kembali mengambil tambahan jika masih ingin makan.</p>
<h4>Hormati antrean.</h4>
<p>Area buffet, mesin kopi, hingga toaster dapat menjadi titik yang ramai. Tamu sebaiknya mengikuti antrean dan tidak menyerobot orang lain yang sedang mengambil makanan.</p>
<h4>Kenakan pakaian yang pantas.</h4>
<p>Suasana hotel memang santai, terutama ketika tamu sedang berlibur. Namun, restoran tetap merupakan area publik. Karena itu, sebaiknya gunakan pakaian yang rapi dan sopan daripada datang menggunakan piyama atau pakaian tidur.</p>
<p>Pada akhirnya, aturan sarapan buffet bukan hanya soal boleh atau tidaknya membawa makanan keluar restoran. Mengikuti kebijakan hotel dan menjaga etika saat mengambil makanan akan membuat pengalaman sarapan lebih nyaman, baik bagi diri sendiri maupun tamu lainnya.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/sebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&amp;linkname=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&amp;linkname=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&amp;linkname=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&amp;linkname=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&amp;linkname=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fsebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya%2F&#038;title=Sebelum%20Bungkus%20Sarapan%20Hotel%2C%20Pahami%20Dulu%20Etikanya" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/sebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya/" data-a2a-title="Sebelum Bungkus Sarapan Hotel, Pahami Dulu Etikanya"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/sebelum-bungkus-sarapan-hotel-pahami-dulu-etikanya/">Sebelum Bungkus Sarapan Hotel, Pahami Dulu Etikanya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakaian Terkena Abu Vulkanik? Lakukan Hal Ini!</title>
		<link>https://harianberita.web.id/pakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 05:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2851</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Hujan abu vulkanik yang terjadi sekarang ini tak hanya membuat kualitas udara menjadi buruk. Namun juga membuat &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/pakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini/">Pakaian Terkena Abu Vulkanik? Lakukan Hal Ini!</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Hujan abu vulkanik yang terjadi sekarang ini tak hanya membuat kualitas udara menjadi buruk. Namun juga membuat pekerjan rumah tangga menjadi lebih rumit. Pakaian yang sudah dicuci dan dijemur di luar ruangan berisiko kembali terkena partikel abu sehingga harus dicuci ulang.</p>
<p>Kondisi tersebut perlu diperhatikan menyusul sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang mencapai sejumlah wilayah. Tak hanya Lampung dan Banten, abu juga dilaporkan berdampak hingga Bengkulu, DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Barat.</p>
<p>Abu vulkanik berbeda dari debu rumah tangga biasa. Partikelnya dapat menempel pada pakaian, kemudian terbawa masuk ke rumah ketika pakaian tersebut diangkat dari jemuran.</p>
<p>Karena itu, masyarakat sebaiknya menyesuaikan cara menjemur pakaian selama hujan abu masih terjadi.</p>
<p>Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan ketika abu vulkanik turun. Dengan pertimbangan tersebut, pakaian yang baru dicuci sebaiknya dikeringkan di dalam rumah apabila kondisi memungkinkan.</p>
<p>Jika tidak memiliki ruang yang cukup untuk menjemur di dalam rumah, gunakan area luar yang terlindung. Jemuran di bawah kanopi atau atap dapat membantu mengurangi paparan langsung abu pada pakaian.</p>
<h2>Pakaian Terkena Abu Sebaiknya Dicuci Kembali</h2>
<p>Hujan abu dapat datang secara tiba-tiba. Karena itu, pakaian yang sebelumnya sudah dijemur di luar ruangan tetap berpotensi terkena abu meskipun awalnya kondisi cuaca terlihat aman.</p>
<p>Jika abu vulkanik telanjur menempel pada pakaian, jangan langsung membawa pakaian tersebut ke dalam rumah. Pakaian sebaiknya dibilas terlebih dahulu menggunakan air mengalir untuk menghilangkan partikel abu.</p>
<p>USGS juga menyarankan penggunaan deterjen lebih banyak untuk pakaian yang mengalami kontaminasi abu cukup berat. Setelah proses pencucian selesai, pakaian dapat dikeringkan kembali.</p>
<p>Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan mesin pengering. Pastikan pakaian benar-benar bebas dari abu sebelum memasukkannya ke mesin. Partikel abu vulkanik yang tertinggal pada kain dapat berpotensi menggores bagian dalam mesin pengering.</p>
<p>Dengan demikian, pilihan paling aman selama hujan abu masih berlangsung adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mengupayakan proses pengeringan pakaian di tempat yang terlindung.</p>
<h2>Waspadai Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan</h2>
<p>Selain mengotori pakaian dan berbagai permukaan, abu vulkanik juga dapat mengganggu kesehatan. Partikel halus yang terhirup bisa masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan sejumlah keluhan.</p>
<p>Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Profesor Tjandra Yoga Aditama, mengatakan abu vulkanik dapat memicu batuk dan iritasi tenggorokan ketika masuk ke saluran napas.</p>
<p>“Dalam kondisi tertentu, paparan juga bisa memicu penyakit seperti bronkitis serta memperburuk kondisi asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),” ujar Tjandra, dikutip dari Antara, Senin (7/9/2026).</p>
<p>Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan sistem pernapasan. Paparan abu juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.</p>
<p>Masyarakat juga perlu memperhatikan kebersihan makanan dan sumber air. Jika abu vulkanik mencemari makanan atau air yang dikonsumsi, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pencernaan.</p>
<p>Selama hujan abu masih berlangsung, masyarakat sebaiknya membatasi paparan di luar ruangan, menggunakan perlindungan yang sesuai, serta memastikan pakaian dan barang-barang yang terkena abu dibersihkan sebelum digunakan atau dibawa masuk ke rumah.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/pakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&amp;linkname=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&amp;linkname=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&amp;linkname=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&amp;linkname=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&amp;linkname=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini%2F&#038;title=Pakaian%20Terkena%20Abu%20Vulkanik%3F%20Lakukan%20Hal%20Ini%21" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/pakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini/" data-a2a-title="Pakaian Terkena Abu Vulkanik? Lakukan Hal Ini!"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/pakaian-terkena-abu-vulkanik-lakukan-hal-ini/">Pakaian Terkena Abu Vulkanik? Lakukan Hal Ini!</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beragam Jenis Gula yang Ada di Indonesia Beserta Penjelasannya</title>
		<link>https://harianberita.web.id/beragam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 18:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Ketika menambahkan gula ke dalam secangkir kopi atau teh, kebanyakan orang hanya mengenalnya sebagai gula pasir. Padahal, bahan &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/beragam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya/">Beragam Jenis Gula yang Ada di Indonesia Beserta Penjelasannya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Ketika menambahkan gula ke dalam secangkir kopi atau teh, kebanyakan orang hanya mengenalnya sebagai gula pasir. Padahal, bahan pemanis yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki banyak jenis dan dapat dibedakan berdasarkan sumbernya maupun susunan kimianya.</p>
<p>Indonesia sendiri memiliki beragam produk gula yang berasal dari tanaman penghasil nira. Selain tebu, gula dapat dibuat dari aren, kelapa, lontar, hingga nipah. Dalam ilmu kimia, pengelompokan gula memiliki dasar yang berbeda, yakni berdasarkan jumlah unit gula yang menyusunnya.</p>
<p><strong>Lantas, apa saja jenis gula yang perlu diketahui?</strong></p>
<h2>Jenis Gula Berdasarkan Bahan Baku</h2>
<h4>1. Gula tebu atau gula pasir</h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2845 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1700-300x169.jpeg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1700-300x169.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1700-1024x576.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1700-768x432.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1700.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Gula pasir atau gula kristal putih (GKP) berasal dari tanaman tebu (Saccharum officinarum). Cairan manis yang terdapat di dalam batang tebu diekstraksi dan diproses melalui beberapa tahapan hingga membentuk kristal gula.</p>
<p>Produk inilah yang paling banyak digunakan sebagai pemanis minuman, makanan, maupun bahan pembuatan kue.</p>
<h4>2. Gula aren</h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2846 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1701-300x199.webp" alt="" width="300" height="199" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1701-300x199.webp 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1701.webp 702w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Gula aren berasal dari nira pohon aren (Arenga pinnata). Nira diperoleh dengan menyadap bagian tandan bunga aren, kemudian dimasak hingga airnya berkurang dan menghasilkan cairan yang lebih pekat.</p>
<p>Pengolahan tersebut dapat menghasilkan berbagai produk, seperti gula aren cetak, gula semut, dan gula aren dalam bentuk cair.</p>
<h4>3. Gula kelapa</h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2847 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1702-300x200.jpeg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1702-300x200.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1702-1024x683.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1702-768x512.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1702.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sesuai namanya, gula kelapa dibuat dari nira pohon kelapa (Cocos nucifera). Produk ini sering disebut pula sebagai gula jawa atau gula merah dalam penggunaan sehari-hari.</p>
<p>Walau demikian, istilah gula merah sebenarnya tidak secara khusus menunjukkan gula yang berasal dari kelapa karena dapat digunakan untuk menyebut berbagai gula berwarna cokelat yang berasal dari tanaman penghasil nira.</p>
<h4>4. Gula lontar dan gula nipah</h4>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2848 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1703-300x174.jpeg" alt="" width="300" height="174" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1703-300x174.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1703.jpeg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Selain tebu, aren, dan kelapa, beberapa jenis palma lain juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gula. Dua di antaranya adalah lontar (Borassus flabellifer) dan nipah (Nypa fruticans).</p>
<p>Kementerian Pertanian mencatat berbagai tanaman palma sebagai sumber nira yang dapat diolah menjadi gula cair, gula cetak, maupun gula semut. Namun, produk dari lontar dan nipah belum sepopuler gula tebu, aren, atau kelapa dalam konsumsi sehari-hari.</p>
<h2>Jenis Gula Berdasarkan Struktur Kimia</h2>
<p>Pengelompokan gula dalam ilmu kimia tidak melihat tanaman asalnya, tetapi jumlah unit gula yang membentuk suatu senyawa. Berdasarkan struktur tersebut, gula dan karbohidrat dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.</p>
<h4>1. Monosakarida</h4>
<p>Monosakarida merupakan bentuk gula paling sederhana karena hanya terdiri dari satu unit gula. Glukosa, fruktosa, dan galaktosa termasuk contoh yang umum dikenal.</p>
<ul>
<li>Glukosa menjadi salah satu sumber energi penting bagi tubuh dan dapat dihasilkan ketika karbohidrat dalam makanan dipecah.</li>
<li>Fruktosa secara alami terdapat dalam sejumlah makanan, termasuk buah dan madu.</li>
<li>Galaktosa merupakan salah satu komponen yang membentuk laktosa dalam susu.</li>
</ul>
<h4>2. Disakarida</h4>
<p>Disakarida terbentuk ketika dua monosakarida bergabung. Beberapa jenis yang umum adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa.</p>
<ul>
<li>Sukrosa tersusun dari glukosa dan fruktosa. Jenis gula ini merupakan komponen utama gula pasir.</li>
<li>Laktosa terdiri dari glukosa dan galaktosa serta dikenal sebagai gula utama yang terdapat dalam susu.</li>
<li>Maltosa tersusun dari dua unit glukosa dan dapat ditemukan antara lain pada biji-bijian yang mengalami perkecambahan serta produk berbahan malt.</li>
</ul>
<h4>3. Oligosakarida</h4>
<p>Oligosakarida memiliki beberapa unit monosakarida yang tersusun dalam rantai pendek. Contohnya meliputi fructooligosaccharides (FOS), galactooligosaccharides (GOS), rafinosa, dan stakiosa.</p>
<p>Senyawa tersebut dapat ditemukan secara alami dalam sejumlah bahan pangan, seperti kacang-kacangan dan beberapa jenis sayuran. Beberapa oligosakarida juga dapat berfungsi sebagai prebiotik karena dimanfaatkan sebagai sumber makanan oleh mikroorganisme tertentu di dalam usus.</p>
<h4>4. Polisakarida</h4>
<p>Berbeda dari monosakarida dan disakarida, polisakarida memiliki rantai yang terdiri dari banyak unit monosakarida. Pati, selulosa, dan glikogen merupakan beberapa contohnya.</p>
<ul>
<li>Pati banyak terdapat pada beras, kentang, serealia, dan berbagai bahan pangan nabati. Pati dapat dicerna oleh tubuh dan menjadi salah satu sumber energi.</li>
<li>Selulosa juga tersusun dari unit glukosa, tetapi tubuh manusia tidak dapat mencernanya seperti pati. Senyawa ini menjadi salah satu komponen serat pangan.</li>
<li>Glikogen merupakan bentuk penyimpanan glukosa pada hewan dan terutama tersimpan di hati serta otot.</li>
</ul>
<p>Dari pengelompokan tersebut, terlihat bahwa istilah gula bisa memiliki arti yang berbeda tergantung konteksnya. Gula aren menunjukkan asal bahan baku, sedangkan gula semut menggambarkan bentuk produk. Sementara itu, istilah seperti glukosa dan sukrosa berkaitan dengan struktur kimia.</p>
<p>Jadi, gula yang digunakan sehari-hari ternyata mempunyai klasifikasi yang cukup luas, mulai dari sumber tanamannya sampai susunan molekul yang membentuknya.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/beragam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&amp;linkname=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&amp;linkname=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&amp;linkname=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&amp;linkname=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&amp;linkname=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fberagam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya%2F&#038;title=Beragam%20Jenis%20Gula%20yang%20Ada%20di%20Indonesia%20Beserta%20Penjelasannya" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/beragam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya/" data-a2a-title="Beragam Jenis Gula yang Ada di Indonesia Beserta Penjelasannya"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/beragam-jenis-gula-yang-ada-di-indonesia-beserta-penjelasannya/">Beragam Jenis Gula yang Ada di Indonesia Beserta Penjelasannya</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vicky Prasetyo Dicecar 26 Pertanyaan soal Dugaan Penipuan dan Penggelapan</title>
		<link>https://harianberita.web.id/vicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:55:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Artis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Status hukum Vicky Prasetyo menjadi perhatian setelah namanya terseret dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan uang. Untuk memberikan &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/vicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan/">Vicky Prasetyo Dicecar 26 Pertanyaan soal Dugaan Penipuan dan Penggelapan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Status hukum Vicky Prasetyo menjadi perhatian setelah namanya terseret dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan uang. Untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik, Vicky akhirnya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dan menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam.</p>
<p>Vicky hadir bersama kuasa hukumnya, Agustinus Nahak, pada Jumat (28/8/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan sejumlah pertanyaan untuk menggali keterangan terkait laporan yang melibatkan sang selebritas.</p>
<p>Agustinus kemudian mengungkap jumlah pertanyaan yang diberikan kepada kliennya. Menurut dia, terdapat 26 pertanyaan yang harus dijawab Vicky selama proses pemeriksaan.</p>
<p>“Bang Vicky diperiksa ada 26 pertanyaan terkait perkara yang sementara dihadapi dan dilaporkan. Artinya sampai hari ini tidak pernah tadi dia menyampaikan bahwa dia belum pernah menerima sepeser pun dari hasil itu,” kata Agustinus, dikutip dari Detikhot, Minggu (30/8).</p>
<h3>Vicky Disebut Kooperatif Selama Pemeriksaan</h3>
<p>Agustinus memastikan Vicky mengikuti seluruh proses pemeriksaan dengan kooperatif. Ia juga menyebut kliennya memberikan jawaban sesuai dengan informasi yang diketahuinya.</p>
<p>Menurut Agustinus, pertanyaan penyidik sejauh ini masih berfokus pada klarifikasi laporan. Ia menilai belum ada materi pemeriksaan yang dianggap secara langsung memberatkan Vicky.</p>
<p>“Vicky diminta klarifikasi soal laporan LP itu, semuanya tentunya masih datar dan belum ada hal-hal yang dianggap merugikan atau memberatkan, tidak ada,” ujar Agustinus.</p>
<p>Kuasa hukum Vicky juga memberikan penjelasan mengenai status hukum kliennya. Pernyataan tersebut disampaikan karena sebelumnya beredar informasi di media sosial yang menyebut Vicky telah berstatus sebagai tersangka.</p>
<p>Agustinus membantah kabar tersebut. Ia menegaskan Vicky saat ini masih dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi terlapor untuk memberikan klarifikasi terkait laporan yang masuk ke kepolisian.</p>
<p>“Statusnya dipanggil sebagai klarifikasi saja soal laporan, sebagai saksi. Berita bahwa Vicky sebagai tersangka itu berita hoaks, itu tidak benar,” ucapnya.</p>
<h3>Ada Dua Laporan Dugaan Penipuan</h3>
<p>Setelah menyelesaikan pemeriksaan, Vicky langsung meninggalkan Polda Metro Jaya. Agustinus menjelaskan bahwa kliennya harus segera pergi karena memiliki agenda lain, bukan untuk menghindari proses pemeriksaan.</p>
<p>“Vicky pemeriksaan kurang lebih lima jam. Lancar, sangat lancar. Kepergian Vicky yang buru-buru karena dia ada kepentingan mau bertemu klien juga,” kata Agustinus.</p>
<p>Kasus yang menyeret nama Vicky Prasetyo bermula dari dua laporan berbeda di Polda Metro Jaya. Laporan pertama dibuat oleh seseorang berinisial RAS dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.</p>
<p>Sementara laporan kedua masuk pada Juli 2026. Pelapor berinisial TA juga melaporkan Vicky atas dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan penipuan dan atau penggelapan uang.</p>
<p>Hingga pemeriksaan terakhir, pihak Vicky menegaskan bahwa proses yang dijalani masih berupa klarifikasi terhadap laporan tersebut. Status Vicky juga disebut belum berubah menjadi tersangka.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/vicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&amp;linkname=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&amp;linkname=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&amp;linkname=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&amp;linkname=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&amp;linkname=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fvicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan%2F&#038;title=Vicky%20Prasetyo%20Dicecar%2026%20Pertanyaan%20soal%20Dugaan%20Penipuan%20dan%20Penggelapan" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/vicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan/" data-a2a-title="Vicky Prasetyo Dicecar 26 Pertanyaan soal Dugaan Penipuan dan Penggelapan"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/vicky-prasetyo-dicecar-26-pertanyaan-soal-dugaan-penipuan-dan-penggelapan/">Vicky Prasetyo Dicecar 26 Pertanyaan soal Dugaan Penipuan dan Penggelapan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebih dari Sekadar Lari, Deloitte Runify 2026 Bawa Misi Sosial dan Lingkungan</title>
		<link>https://harianberita.web.id/lebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 07:06:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Harian Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2831</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Mengikuti lomba lari tidak selalu berarti harus mengejar podium atau mencatat waktu tercepat. Bagi sebagian orang, menyelesaikan rute &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/lebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan/">Lebih dari Sekadar Lari, Deloitte Runify 2026 Bawa Misi Sosial dan Lingkungan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Mengikuti lomba lari tidak selalu berarti harus mengejar podium atau mencatat waktu tercepat. Bagi sebagian orang, menyelesaikan rute sesuai kemampuan sudah menjadi pencapaian tersendiri sekaligus cara menjaga tubuh tetap aktif.</p>
<p>Lari termasuk olahraga aerobik yang melibatkan kerja jantung dan paru-paru. Jika dilakukan secara rutin dengan intensitas yang sesuai kondisi tubuh, aktivitas ini dapat membantu menjaga kebugaran kardiorespirasi.</p>
<p>Karena itu, pemula tidak harus langsung memasang target jarak atau kecepatan tinggi. Konsistensi berolahraga justru menjadi hal penting agar lari dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.</p>
<p>Perkembangan event olahraga kini juga tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik. Sejumlah penyelenggara mulai menggabungkan kegiatan lari dengan kampanye sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Salah satunya terlihat dalam Deloitte Runify 2026 yang digelar di Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/8). Lebih dari 600 peserta yang terdiri atas karyawan Deloitte, klien, mitra, dan anggota komunitas mengikuti ajang tersebut dengan pilihan jarak 5 kilometer (km) dan 10 km.</p>
<h2>Lari untuk kesehatan sekaligus pendidikan</h2>
<p>Sebagai olahraga aerobik, lari membuat tubuh meningkatkan aktivitas jantung dan paru-paru untuk memenuhi kebutuhan energi selama bergerak. Jika dilakukan secara teratur, aktivitas tersebut dapat membantu mempertahankan kebugaran tubuh.</p>
<p>Meski begitu, kemampuan berlari setiap orang berbeda. Orang yang baru mulai berolahraga sebaiknya tidak memaksakan diri mengejar jarak jauh maupun kecepatan tinggi.</p>
<p>Jarak dan intensitas dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. Dengan pendekatan tersebut, olahraga diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada event, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan.</p>
<p>Konsep inilah yang turut dibawa Deloitte melalui Runify 2026. Selain mengajak peserta berolahraga, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program sosial.</p>
<p>Dari penjualan tiket dan donasi yang terkumpul selama kegiatan, lebih dari Rp170 juta berhasil dihimpun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program pendidikan bagi pelajar dari kelompok masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Indonesia Leader sekaligus Presiden Direktur PT Deloitte Konsultan Indonesia, Brian Indradjaja, mengatakan Deloitte Runify telah memasuki penyelenggaraan yang ketiga.</p>
<p>“Setiap peserta yang terlibat seperti karyawan, klien Deloitte, relawan, pendukung, dan donatur, telah berkontribusi dengan membantu memperluas akses terhadap pendidikan bagi generasi muda Indonesia sekaligus membuka jalan menuju berbagai peluang di masa depan,” kata Brian.</p>
<p>Dengan konsep tersebut, jarak yang ditempuh peserta tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Setiap partisipasi juga dikaitkan dengan upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dan generasi muda.</p>
<h2>Perhatikan pula dampak lingkungan</h2>
<p>Di sisi lain, penyelenggaraan acara dengan jumlah peserta yang besar juga memiliki konsekuensi terhadap lingkungan. Transportasi, mobilitas peserta, hingga berbagai kebutuhan operasional dapat menghasilkan emisi karbon.</p>
<p>Untuk mengetahui dampak tersebut, Deloitte bekerja sama dengan Jejakin melakukan pengukuran jejak karbon Deloitte Runify 2026. Perhitungan mencakup emisi yang berasal dari aktivitas peserta, transportasi, serta kegiatan operasional selama acara.</p>
<p>Jejak karbon yang dihasilkan kemudian dikompensasi melalui penanaman mangrove. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan yang muncul dari penyelenggaraan event.</p>
<p>Pengelolaan sampah juga menjadi perhatian.</p>
<p>Deloitte mengajak karyawannya mengumpulkan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan sebagai bagian dari program pengelolaan limbah elektronik atau e-waste.</p>
<p>Bersama Olah Plastic, material plastik dan elektronik yang terkumpul dari kantor Deloitte kemudian dimanfaatkan kembali untuk berbagai kebutuhan acara. Material tersebut digunakan antara lain untuk membuat medali finisher, elemen panggung, dinding foto, hingga instalasi seni.</p>
<p>Upaya tersebut sekaligus memperkenalkan konsep ekonomi sirkular, yakni mengurangi pembuangan material dengan menggunakannya kembali untuk kebutuhan lain.</p>
<p>Edukasi mengenai upcycling juga diberikan melalui lokakarya yang diikuti 50 karyawan Deloitte. Dalam kegiatan tersebut, keyboard komputer bekas diolah menjadi gantungan kunci.</p>
<p>Melalui konsep tersebut, event lari tidak hanya menjadi ruang untuk berolahraga. Kegiatan yang melibatkan banyak peserta juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong kepedulian terhadap pendidikan, pengelolaan limbah, dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/lebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&amp;linkname=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&amp;linkname=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&amp;linkname=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&amp;linkname=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&amp;linkname=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Flebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan%2F&#038;title=Lebih%20dari%20Sekadar%20Lari%2C%20Deloitte%20Runify%202026%20Bawa%20Misi%20Sosial%20dan%20Lingkungan" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/lebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan/" data-a2a-title="Lebih dari Sekadar Lari, Deloitte Runify 2026 Bawa Misi Sosial dan Lingkungan"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/lebih-dari-sekadar-lari-deloitte-runify-2026-bawa-misi-sosial-dan-lingkungan/">Lebih dari Sekadar Lari, Deloitte Runify 2026 Bawa Misi Sosial dan Lingkungan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Udara Sangat Tidak Sehat</title>
		<link>https://harianberita.web.id/kabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 07:10:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (23/8/2026). Kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya jumlah &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/kabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat/">Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Udara Sangat Tidak Sehat</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita —</strong> Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (23/8/2026). Kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya jumlah titik panas yang terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera dan meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat jarak pandang di Kota Pekanbaru sempat menurun hingga 2,5 kilometer akibat asap. Kondisi kualitas udara juga berada pada kategori sangat tidak sehat pada waktu tertentu.</p>
<p>Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan hingga Minggu pukul 16.00 WIB.</p>
<p>“Pembaruan jarak pandang pukul 16.00 WIB Pekanbaru 2,5 km (asap), Rengat 5 km (asap), Pelalawan 6 km, dan Tambang 9 km,” kata Yudhistira di Pekanbaru, dikutip dari Antara, Minggu (23/8).</p>
<h3>Kabut asap bikin jarak pandang Pekanbaru menurun</h3>
<p>Selain Pekanbaru, sejumlah wilayah di Riau juga terpantau mengalami kondisi udara berasap. Jarak pandang di Rengat tercatat sekitar 5 kilometer, sedangkan Pelalawan mencapai 6 kilometer dan Tambang sekitar 9 kilometer.</p>
<p>Kondisi tersebut berkaitan dengan keberadaan asap dari aktivitas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Asap yang terbawa angin dapat memengaruhi jarak pandang sekaligus menurunkan kualitas udara di wilayah yang berada di sekitarnya.</p>
<p>Pemantauan kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat PM2,5 juga menunjukkan kondisi yang kurang baik. Sepanjang Minggu, udara Pekanbaru sebagian besar waktu berada dalam kategori tidak sehat.</p>
<p>Kualitas udara sempat membaik pada dini hari hingga pagi. Kondisi baik tercatat sekitar pukul 04.00-06.00 WIB dan kembali terpantau pada pukul 11.00-13.00 WIB.</p>
<p>Namun, setelah periode tersebut, kualitas udara kembali memburuk. Bahkan pada pukul 17.00 dan 18.00 WIB, konsentrasi PM2,5 mencapai 170 mikrogram per meter kubik sehingga masuk kategori sangat tidak sehat.</p>
<h3>Riau catat 306 titik panas</h3>
<p>Di tengah memburuknya kualitas udara, jumlah titik panas di Pulau Sumatera juga terpantau cukup tinggi. Pada Minggu sore, total terdapat 1.754 titik panas yang tersebar di berbagai provinsi.</p>
<p>Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 973 titik. Riau berada di posisi berikutnya dengan 306 titik, disusul Jambi sebanyak 198 titik dan Lampung 119 titik.</p>
<p>Titik panas lainnya terdeteksi di Bangka Belitung sebanyak 87 titik, Kepulauan Riau 36 titik, Sumatera Utara 16 titik, Sumatera Barat 10 titik, Aceh lima titik, serta Bengkulu empat titik.</p>
<p>Di Riau sendiri, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak. Sebanyak 161 titik terdeteksi di daerah tersebut.</p>
<p>Kabupaten Indragiri Hilir menyusul dengan 101 titik. Sementara itu, titik panas lainnya tersebar di Siak sebanyak 20 titik, Rokan Hulu lima titik, Indragiri Hulu lima titik, Kuantan Singingi empat titik, Rokan Hilir empat titik, serta Kota Dumai satu titik.</p>
<p>Tingginya jumlah titik panas tersebut menjadi perhatian karena sebagian dapat berkaitan dengan potensi karhutla. Meski demikian, titik panas tidak selalu berarti terdapat kebakaran karena perlu dilakukan verifikasi di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.</p>
<p>Kabut asap yang kembali muncul juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan jarak pandang di sejumlah wilayah.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/kabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&amp;linkname=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&amp;linkname=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&amp;linkname=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&amp;linkname=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&amp;linkname=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fkabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat%2F&#038;title=Kabut%20Asap%20Karhutla%20Kembali%20Ganggu%20Pekanbaru%2C%20Udara%20Sangat%20Tidak%20Sehat" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/kabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat/" data-a2a-title="Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Udara Sangat Tidak Sehat"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/kabut-asap-karhutla-kembali-ganggu-pekanbaru-udara-sangat-tidak-sehat/">Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Udara Sangat Tidak Sehat</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banana Iced Coffee, Minuman Unik yang Punya Nutrisi Tambahan</title>
		<link>https://harianberita.web.id/banana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 06:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Kopi dan pisang mungkin bukan pasangan yang langsung terlintas ketika membayangkan minuman kekinian. Namun, kombinasi keduanya justru &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/banana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan/">Banana Iced Coffee, Minuman Unik yang Punya Nutrisi Tambahan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Kopi dan pisang mungkin bukan pasangan yang langsung terlintas ketika membayangkan minuman kekinian. Namun, kombinasi keduanya justru tengah menarik perhatian di media sosial melalui tren banana iced coffee.</p>
<p>Minuman ini memadukan kopi dengan pisang yang dihaluskan atau dicampurkan ke dalam racikan. Hasilnya memiliki rasa manis alami dari pisang sekaligus tekstur yang lebih lembut dan creamy.</p>
<p>Bagi sebagian orang, perpaduan rasa tersebut mungkin terdengar tidak biasa. Namun, kombinasi kopi dan pisang perlahan semakin banyak dicoba karena dianggap menawarkan rasa yang unik sekaligus kandungan nutrisi tambahan.</p>
<p>Lantas, apakah banana iced coffee benar-benar lebih bernutrisi dibandingkan es kopi biasa?</p>
<h3>Pisang Tambahkan Serat dan Nutrisi ke Dalam Kopi</h3>
<p>Pisang memang memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip laman For Wellness, buah ini merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2824 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-300x300.jpeg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-300x300.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-1024x1024.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-150x150.jpeg 150w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-768x768.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-78x78.jpeg 78w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-230x230.jpeg 230w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493-251x250.jpeg 251w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1493.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kandungan tersebut membuat pisang dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan, membantu menjaga kadar gula darah, serta mendukung kesehatan jantung.</p>
<p>Rasa manis alami pisang juga menjadi salah satu alasan buah ini cocok dipadukan dengan kopi. Rasa manis tersebut dapat membantu menyeimbangkan karakter pahit dari kopi tanpa harus menggunakan banyak pemanis tambahan.</p>
<p>Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan 14 gram gula alami. Kandungan karbohidrat dan serat tersebut membuat minuman dengan tambahan pisang berpotensi terasa lebih mengenyangkan dibandingkan kopi hitam atau es kopi tanpa tambahan makanan.</p>
<p>Pisang juga mengandung berbagai senyawa alami yang mendukung pola makan berbasis tumbuhan. Institut Penelitian Kanker Amerika (AICR) sendiri menganjurkan konsumsi makanan berbasis tumbuhan sebagai bagian dari pola makan untuk membantu menurunkan risiko kanker.</p>
<p>Ahli gizi OSF Healthcare, Gabrielle Haskell, mengatakan menambahkan lebih banyak bahan pangan nabati ke dalam makanan atau minuman dapat meningkatkan asupan fitokimia dan antioksidan.</p>
<p>Meski begitu, bukan berarti banana iced coffee secara otomatis memiliki khasiat khusus untuk mencegah kanker. Manfaat tersebut lebih berkaitan dengan pola makan secara keseluruhan dan konsumsi makanan bergizi, bukan semata-mata karena mencampurkan pisang dengan kopi.</p>
<h3>Aman Dicampur, Tapi Perhatikan Tambahan Gula</h3>
<p>Bagi kebanyakan orang, pisang dan kopi pada dasarnya aman dikonsumsi secara bersamaan. Tidak ada bukti bahwa kombinasi keduanya dapat menghasilkan reaksi berbahaya atau membuat kandungan nutrisi pisang menjadi rusak.</p>
<p>Keduanya juga memberikan jenis nutrisi yang berbeda. Pisang menyumbang karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan gula alami, sedangkan kopi mengandung kafein serta sejumlah senyawa bioaktif.</p>
<p>Namun, sampai saat ini belum ada bukti khusus bahwa mencampurkan pisang dan kopi akan menghasilkan manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan mengonsumsi keduanya secara terpisah.</p>
<p>Hal lain yang perlu diperhatikan justru berasal dari bahan tambahan saat membuat banana iced coffee. Pisang sudah memiliki rasa manis alami sehingga penggunaan gula, susu kental manis, krimer, atau sirup dalam jumlah banyak dapat membuat kandungan gula dan kalorinya meningkat cukup signifikan.</p>
<p>Jika ingin mendapatkan versi yang lebih sederhana, pisang matang bisa digunakan sebagai sumber rasa manis alami. Kopi kemudian ditambahkan bersama es dan susu sesuai selera.</p>
<p>Dengan demikian, banana iced coffee bisa menjadi pilihan minuman yang cukup bernutrisi, terutama jika dibuat dengan bahan sederhana dan tidak dibebani pemanis berlebihan.</p>
<p>Tren ini bukan berarti membuat kopi menjadi minuman kesehatan khusus. Namun, menambahkan buah seperti pisang memang dapat memberikan serat dan sejumlah nutrisi yang tidak ditemukan dalam kopi biasa.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/banana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&amp;linkname=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&amp;linkname=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&amp;linkname=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&amp;linkname=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&amp;linkname=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fbanana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan%2F&#038;title=Banana%20Iced%20Coffee%2C%20Minuman%20Unik%20yang%20Punya%20Nutrisi%20Tambahan" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/banana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan/" data-a2a-title="Banana Iced Coffee, Minuman Unik yang Punya Nutrisi Tambahan"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/banana-iced-coffee-minuman-unik-yang-punya-nutrisi-tambahan/">Banana Iced Coffee, Minuman Unik yang Punya Nutrisi Tambahan</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Karhutla di Kalsel, Kemenhut Pantau 73 Titik Panas</title>
		<link>https://harianberita.web.id/potensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:45:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terpantau di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kementerian Kehutanan menemukan 73 titik panas &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/potensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas/">Potensi Karhutla di Kalsel, Kemenhut Pantau 73 Titik Panas</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terpantau di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kementerian Kehutanan menemukan 73 titik panas atau hotspot berdasarkan pemantauan satelit.</p>
<p>Temuan tersebut berasal dari Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI). Data itu kemudian diteruskan kepada pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk segera dilakukan pengecekan di lapangan.</p>
<p>Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Banjarbaru, Wahyu Nurhidayat, mengatakan seluruh titik panas memiliki tingkat kepercayaan kategori medium.</p>
<p>“Hasil pemantauan SIPONGI Kementerian Kehutanan menggunakan satelit NASA-NOAA20 pada 12 Agustus 2026, di Kalsel teridentifikasi sebanyak 73 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan kategori medium,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, 14 titik berada di area PBPH. Kementerian Kehutanan telah menyampaikan informasi tersebut kepada perusahaan yang mengelola kawasan terkait.</p>
<p>Wahyu meminta pemegang izin segera melakukan verifikasi. Langkah tersebut penting untuk memastikan apakah titik panas benar-benar menunjukkan adanya kebakaran atau hanya anomali suhu.</p>
<h3>14 Titik Panas Berada di Area Perusahaan</h3>
<p>Sebanyak 14 titik panas yang berada di area PBPH tersebar di empat perusahaan. Rinciannya, enam titik berada di wilayah kerja PT Inhutani I Unit Pelaihari.</p>
<p>Kemudian, enam titik lainnya terdeteksi di area PT Dwima Intiga. Sementara itu, masing-masing satu titik berada di wilayah PT Hutan Rindang Banua dan PT Prima Multibuana.</p>
<p>Wahyu mengatakan informasi tersebut sudah disampaikan kepada masing-masing pemegang PBPH. Mereka diminta turun langsung untuk memastikan kondisi di lokasi.</p>
<p>“Informasi hasil pemantauan kemudian disampaikan kepada pemegang PBPH untuk segera dilakukan verifikasi lapangan serta penanganan sedini mungkin apabila ditemukan indikasi kebakaran,” katanya.</p>
<p>Menurut Wahyu, data hotspot menjadi salah satu bagian penting dalam sistem peringatan dini karhutla. Petugas dapat menggunakan informasi tersebut untuk menentukan lokasi yang perlu segera diperiksa.</p>
<p>Meski demikian, masyarakat tidak perlu langsung menganggap setiap titik panas sebagai kebakaran. Sistem satelit hanya mendeteksi adanya anomali suhu di permukaan.</p>
<p>Karena itu, petugas tetap harus melakukan pemeriksaan secara langsung. Hasil verifikasi lapangan akan menentukan apakah titik tersebut benar-benar berkaitan dengan kebakaran.</p>
<p>“Setiap titik panas yang teridentifikasi di dalam areal kerja PBPH perlu segera diverifikasi di lapangan. Informasi hotspot merupakan bagian dari sistem peringatan dini agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sejak tahap awal,” ujar Wahyu.</p>
<h3 style="text-align: left;">Kemenhut Dorong Respons Cepat</h3>
<p>Kementerian Kehutanan terus mendorong pengelola kawasan untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla. Langkah tersebut tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul dan meluas.</p>
<p>Menurut Wahyu, pencegahan harus dimulai sejak munculnya tanda-tanda potensi kebakaran. Pemantauan melalui satelit menjadi salah satu cara untuk mendeteksi ancaman lebih awal.</p>
<p>Setelah mendapatkan informasi hotspot, pengelola kawasan perlu melakukan verifikasi. Jika petugas menemukan indikasi kebakaran, penanganan harus segera dilakukan agar api tidak menyebar.</p>
<p>Pendekatan tersebut sejalan dengan kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang mendorong perlindungan hutan berbasis data dan kerja sama berbagai pihak.</p>
<p>Selain mengandalkan pemantauan satelit, BPHL Banjarbaru juga meminta pemegang PBPH meningkatkan patroli. Kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengendalian karhutla juga perlu diperkuat.</p>
<p>Wahyu menilai respons cepat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar. Informasi dari satelit harus segera diteruskan kepada pengelola kawasan agar dapat ditindaklanjuti.</p>
<p>“Pendekatan ini menempatkan pemantauan satelit sebagai bagian awal dari rangkaian pencegahan. Informasi yang diperoleh kemudian harus diteruskan kepada pengelola kawasan, diverifikasi di lapangan, dan diikuti tindakan apabila ditemukan indikasi kebakaran,” ujarnya.</p>
<p>Dengan sistem deteksi dini yang berjalan cepat, pemerintah berharap potensi karhutla di Kalsel dapat segera diketahui. Penanganan sejak tahap awal juga diharapkan mampu mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/potensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&amp;linkname=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&amp;linkname=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&amp;linkname=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&amp;linkname=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&amp;linkname=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fpotensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas%2F&#038;title=Potensi%20Karhutla%20di%20Kalsel%2C%20Kemenhut%20Pantau%2073%20Titik%20Panas" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/potensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas/" data-a2a-title="Potensi Karhutla di Kalsel, Kemenhut Pantau 73 Titik Panas"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/potensi-karhutla-di-kalsel-kemenhut-pantau-73-titik-panas/">Potensi Karhutla di Kalsel, Kemenhut Pantau 73 Titik Panas</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Usia Berapa Anak Boleh Minum Susu UHT?</title>
		<link>https://harianberita.web.id/mulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 03:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2805</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita —Susu UHT sering menjadi pilihan praktis bagi keluarga. Produk ini mudah ditemukan dan tidak membutuhkan banyak persiapan sebelum &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/mulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht/">Mulai Usia Berapa Anak Boleh Minum Susu UHT?</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita —</strong>Susu UHT sering menjadi pilihan praktis bagi keluarga. Produk ini mudah ditemukan dan tidak membutuhkan banyak persiapan sebelum diminum. Karena itu, tidak sedikit orang tua yang bertanya apakah susu UHT juga aman diberikan kepada bayi.</p>
<p>Pertanyaan tersebut penting karena kebutuhan nutrisi bayi terus berubah sesuai usianya. Makanan dan minuman yang aman untuk anak usia dua tahun belum tentu cocok untuk bayi yang baru berusia beberapa bulan.</p>
<p>Susu sapi, termasuk susu UHT, memang mengandung sejumlah nutrisi penting. Namun, kandungan tersebut belum tentu sesuai dengan kebutuhan bayi pada tahun pertama kehidupannya.</p>
<p>Lantas, apakah bayi boleh minum susu UHT? Orang tua perlu memperhatikan batas usia sebelum memberikan susu sapi kepada si kecil.</p>
<h3>Bayi Boleh Minum Susu UHT Setelah Usia 1 Tahun</h3>
<p>Berdasarkan penjelasan dalam buku Antiribet MPASI (2023) karya Dr. Asti Praborini, Sp.A., IBCLC dan Dr. Dyah Febriyanti, IBCLC, anak dapat mulai mengonsumsi susu sapi yang telah dipasteurisasi maupun susu UHT setelah berusia 1 tahun.</p>
<p>Jadi, susu UHT tidak dianjurkan sebagai minuman utama untuk bayi yang belum genap berusia 12 bulan.</p>
<p>Setelah anak berusia 1 tahun, orang tua dapat mulai mengenalkan susu UHT. Namun, susu tersebut bukan kebutuhan yang wajib diberikan setiap hari.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2808 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392-300x200.jpeg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392-300x200.jpeg 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392-1024x683.jpeg 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392-768x512.jpeg 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392-1536x1024.jpeg 1536w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1392.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Pada usia tersebut, anak sudah mulai mengonsumsi makanan keluarga. Orang tua perlu memberikan menu yang beragam agar kebutuhan protein, vitamin, mineral, lemak, dan zat gizi lainnya tetap terpenuhi.</p>
<p>Jika anak masih mendapatkan ASI, pemberiannya juga dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan.</p>
<p>Jumlah susu sapi juga perlu diperhatikan. Konsumsi susu sebaiknya tidak berlebihan. Dalam buku tersebut, jumlah susu sapi yang dianjurkan sekitar dua cangkir atau 400 ml per hari.</p>
<p>Anak juga tidak harus minum susu sapi jika kebutuhan nutrisinya sudah tercukupi dari makanan dan ASI.</p>
<h3>Kenapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Dianjurkan Minum Susu UHT?</h3>
<p>Bayi memiliki sistem pencernaan dan ginjal yang masih berkembang. Kondisi tersebut membuat tubuh bayi belum siap menerima susu sapi sebagai minuman utama.</p>
<p>Health Hub menjelaskan beberapa alasan susu sapi tidak dianjurkan untuk bayi di bawah usia 1 tahun.</p>
<p>Salah satunya berkaitan dengan kandungan protein dan mineral. Jumlahnya cukup tinggi sehingga dapat membuat ginjal bayi bekerja lebih berat.</p>
<p>Bayi juga membutuhkan zat besi dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Sementara itu, susu sapi tidak menyediakan zat besi dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan bayi.</p>
<p>Pemberian susu sapi terlalu dini juga dapat meningkatkan risiko anemia akibat kekurangan zat besi.</p>
<p>Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena zat besi berperan dalam perkembangan otak dan kemampuan belajar anak.</p>
<p>Selain itu, susu sapi tidak memiliki komposisi nutrisi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bayi. Karena itu, selama tahun pertama, ASI tetap menjadi sumber nutrisi utama yang dianjurkan.</p>
<p>Bila bayi tidak mendapatkan ASI atau membutuhkan tambahan nutrisi, orang tua dapat menggunakan susu formula sesuai kondisi dan rekomendasi tenaga kesehatan.</p>
<h3>Bagaimana Cara Mengenalkan Susu UHT pada Anak?</h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-medium wp-image-2809 aligncenter" src="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1393-300x169.webp" alt="" width="300" height="169" srcset="https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1393-300x169.webp 300w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1393-1024x576.webp 1024w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1393-768x432.webp 768w, https://harianberita.web.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_1393.webp 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Setelah memasuki usia 1 tahun, orang tua bisa mengenalkan susu UHT secara bertahap. Tidak semua anak langsung menyukai rasa susu sapi. Karena itu, orang tua tidak perlu memaksanya.</p>
<p>Mulailah dengan memberikan sedikit susu. Jika anak dapat menerimanya dengan baik, jumlahnya bisa ditingkatkan secara perlahan.</p>
<p>Orang tua juga dapat memasukkan susu ke dalam makanan. Misalnya, susu UHT bisa digunakan untuk membuat oatmeal, bubur, atau makanan lain yang sesuai dengan usia anak.</p>
<p>Cara tersebut dapat membantu anak mengenal rasa susu tanpa harus langsung meminumnya dalam jumlah banyak.</p>
<p>Perhatikan juga kondisi anak setelah mengonsumsi susu. Beberapa anak mungkin memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu sapi.</p>
<p>Jika anak mengalami keluhan seperti muntah, diare, sakit perut, ruam, atau kesulitan bernapas setelah minum susu, orang tua perlu segera mencari bantuan medis. Jangan menganggap gejala tersebut sebagai reaksi biasa.</p>
<h3>Tidak Suka Susu UHT? Tidak Perlu Dipaksa</h3>
<p>Anak yang tidak menyukai susu UHT tidak selalu berarti kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi.</p>
<p>Kalsium, misalnya, dapat diperoleh dari berbagai makanan lain. Orang tua bisa memberikan yoghurt tanpa pemanis, keju, ikan tertentu, serta makanan lain yang mengandung kalsium.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah pola makan anak secara keseluruhan. Jangan hanya berfokus pada jumlah susu yang diminum.</p>
<p>Terlalu banyak memberikan susu juga bukan pilihan yang baik. Anak bisa merasa kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk makan makanan utama.</p>
<p>Karena itu, orang tua perlu menjaga keseimbangan antara susu dan makanan padat. Berikan menu yang bervariasi dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.</p>
<p>Jadi, bayi boleh minum susu UHT setelah berusia 1 tahun.</p>
<p>Sebelum usia tersebut, susu UHT sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti ASI atau susu formula.</p>
<p>Setelah anak berusia 1 tahun, susu UHT dapat menjadi bagian dari pola makan. Namun, pemberiannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan anak.</p>
<p>Jika orang tua masih ragu mengenai jenis susu atau jumlah yang tepat, konsultasikan dengan dokter anak. Terutama jika anak memiliki alergi, masalah pertumbuhan, atau kondisi kesehatan tertentu.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/mulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&amp;linkname=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&amp;linkname=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&amp;linkname=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&amp;linkname=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&amp;linkname=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Fmulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht%2F&#038;title=Mulai%20Usia%20Berapa%20Anak%20Boleh%20Minum%20Susu%20UHT%3F" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/mulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht/" data-a2a-title="Mulai Usia Berapa Anak Boleh Minum Susu UHT?"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/mulai-usia-berapa-anak-boleh-minum-susu-uht/">Mulai Usia Berapa Anak Boleh Minum Susu UHT?</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transjakarta Akan Perluas Layanan hingga Kepulauan Seribu pada 2027</title>
		<link>https://harianberita.web.id/transjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[pangeranbertopeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 07:22:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Harian Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianberita.web.id/?p=2802</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harian Berita — Warga Kepulauan Seribu akan mendapat perubahan dalam layanan transportasi publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyerahkan pengelolaan transportasi &#8230;</p>
The post <a href="https://harianberita.web.id/transjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027/">Transjakarta Akan Perluas Layanan hingga Kepulauan Seribu pada 2027</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Harian Berita — </strong>Warga Kepulauan Seribu akan mendapat perubahan dalam layanan transportasi publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyerahkan pengelolaan transportasi laut kepada PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta mulai 2027.</p>
<p>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menyatukan sistem transportasi Jakarta.</p>
<p>Pemerintah percaya bahwa pengelolaan baru akan mempermudah serta mempercepat perjalanan dari wilayah daratan menuju Kepulauan Seribu.</p>
<p>Saat ini, transportasi laut menuju Kepulauan Seribu masih berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.</p>
<p>Pemerintah akan mengalihkan pengelolaan tersebut kepada BUMD, yakni Transjakarta, di masa mendatang.</p>
<p>”Mulai tahun depan, dari seluruh kota maupun Kepulauan Seribu, transportasinya harus lebih mudah dan efisien. Dinas Perhubungan tidak lagi mengelola pengelolaannya; ia akan menyerahkan pengelolaan itu kepada BUMD, yaitu Transjakarta,&#8221; kata Pramono.</p>
<h3>Transjakarta Perluas Layanan hingga Kepulauan Seribu</h3>
<p>Pramono menilai perubahan pengelolaan perlu dilaksanakan untuk memperbaiki konektivitas antara wilayah daratan dan kepulauan. Pemerintah ingin masyarakat di Kepulauan Seribu memperoleh layanan transportasi yang setara dengan warga Jakarta lainnya.</p>
<p>Menurutnya, jarak geografis tidak boleh menjadi alasan masyarakat Kepulauan Seribu mendapat akses transportasi publik yang lebih terbatas.</p>
<p>“Kita harus adil bagi semua warga Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu,” ujar Pramono.</p>
<p>Ia berharap sistem baru tersebut dapat mempermudah mobilitas warga dari daratan Jakarta menuju Kepulauan Seribu. Sebaliknya, masyarakat yang tinggal di kepulauan juga akan lebih mudah bepergian menuju berbagai wilayah di Jakarta.</p>
<p>Pemprov DKI Jakarta akan mulai menerapkan pengelolaan baru tersebut pada 2027. Transjakarta nantinya tidak hanya berfokus pada layanan transportasi darat, tetapi juga memiliki peran dalam pengelolaan transportasi laut.</p>
<p>Pramono berharap kebijakan tersebut dapat membuat perjalanan warga menjadi lebih praktis. Pemerintah juga ingin memperkuat integrasi transportasi agar masyarakat tidak kesulitan ketika berpindah dari moda transportasi darat ke laut.</p>
<h3>Pemerintah pusat segera meresmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai.</h3>
<p>Selain membahas transportasi laut, Pramono turut menyampaikan perkembangan proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.</p>
<p>Pemprov DKI menargetkan meresmikan proyek tersebut segera pada Agustus 2026. Pemerintah daerah membangun seluruh proyek LRT tersebut menggunakan anggaran Pemprov DKI Jakarta.</p>
<p>Lintasan LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer. Jalur tersebut akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.</p>
<p>Nilai investasi atau anggaran pembangunan LRT tersebut mencapai sekitar Rp12,1 triliun.</p>
<p>Pramono menyatakan bahwa pemerintah akan meresmikan proyek dari Kelapa Gading ke Manggarai sepanjang 12,2 kilometer, dengan investasi sekitar Rp12,1 triliun, berhenti di 11 stasiun, dan waktu tempuh 28 menit.</p>
<p>Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan langsung proyek tersebut.</p>
<p>Kehadiran LRT Kelapa Gading-Manggarai diharapkan semakin memperkuat jaringan transportasi umum di Jakarta.</p>
<p>Dengan rencana pengelolaan transportasi laut oleh Transjakarta dan pengembangan LRT, Pemprov DKI ingin membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang efisien.</p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://harianberita.web.id/transjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background:  !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&amp;linkname=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&amp;linkname=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&amp;linkname=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&amp;linkname=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_wechat" href="https://www.addtoany.com/add_to/wechat?linkurl=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&amp;linkname=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" title="WeChat" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fharianberita.web.id%2Ftransjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027%2F&#038;title=Transjakarta%20Akan%20Perluas%20Layanan%20hingga%20Kepulauan%20Seribu%20pada%202027" data-a2a-url="https://harianberita.web.id/transjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027/" data-a2a-title="Transjakarta Akan Perluas Layanan hingga Kepulauan Seribu pada 2027"></a></p>The post <a href="https://harianberita.web.id/transjakarta-akan-perluas-layanan-hingga-kepulauan-seribu-pada-2027/">Transjakarta Akan Perluas Layanan hingga Kepulauan Seribu pada 2027</a> first appeared on <a href="https://harianberita.web.id">Harian Berita</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
