Agenda Pertemuan Jokowi dengan Presiden Marcos Jr di Filipina

Harian Berita – Pada Rabu (10/1), Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ferdinand Marcos Jr, Presiden Filipina di Istana Malacanang, Manila.

Kedatangan Jokowi tersebut disambut upacara resmi pertemuan bilateral.

Usai disambut langsung oleh Presiden Marcos Jr, lagu kebangsaan kedua negara pun diperdengarkan. Kedua pemimpin melakukan inspeksi pasukan kehormatan setelahnya.

Kemudian, Jokowi dan Marcos Jr melakukan tete-a-tete yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara kedua negara.

Tak lupa, Jokowi mengucapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat Marcos Jr. dan menyampaikan arti penting kunjungan ke Filipina bagi Indonesia.

Jokowi mengatakan, bahwa tahun ini Indonesia dan Filipina akan merayakan 75 tahun hubungan diplomatik. Bukan hanya itu, Filipina juga merupakan mitra penting Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan kali ini, kedua negara juga melakukan pertukaran MoU atau nota kesepahaman dalam bidang energi.

“Saya sambut baik penandatanganan MoU Kerja Sama Bidang Energi dan terima kasih atas dukungan Filipina untuk Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun lalu,” ujar Jokowi.

Usai menyampaikan pernyataan pers bersama, Presiden Jokowi lalu menghadiri santap siang resmi yang diadakan oleh Marcos Jr. Acara santap siang tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian upacara penyambutan resmi.

Selain bertemu Presiden Marcos Jr., Presiden Jokowi juga diagendakan mengunjungi Kopiko Philippines Corporation yang berada di Kota Calamba. Di sana, Jokowi akan meninjau pabrik salah satu produsen asal Indonesia.

Jokowi dan delegasi juga dijadwalkan meninjau pabrik W Hydrocolloids Inc di Kota Manila. Usai melakukan peninjauan, Jokowi akan kembali ke hotel di Manila untuk bermalam dan melanjutkan kegiatan esok hari.

Dalam kunjungan resmi di Filipina kali ini Presiden Jokowi juga didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Gandi Sulistiyanto, dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Agus Widjojo.