Kali Item Meluap, Banjir Paksa Warga Pademangan Mengungsi

Harian Berita — Banjir kembali melanda wilayah pesisir Jakarta Utara. Kali ini, genangan air akibat meluapnya Kali Item membuat ratusan warga Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, harus meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat pengungsian yang lebih aman.

Curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari menyebabkan air sungai tidak mampu menampung debit, sampai akhirnya meluber ke kawasan permukiman padat penduduk.

Lurah Pademangan Timur, Suhardiman, mengungkapkan bahwa jumlah warga terdampak cukup signifikan. Berdasarkan pendataan terbaru, sebanyak 458 jiwa harus mengungsi akibat banjir yang merendam rumah mereka.

Para pengungsi sementara ditempatkan di Aula Lapangan RT 008 RW 010, Kelurahan Pademangan Timur. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai aman dari genangan dan mudah diakses warga.

Sebaran Pengungsi Berdasarkan RT

Suhardiman merinci bahwa warga yang mengungsi berasal dari beberapa RT di wilayah RW 010. Sebanyak 365 jiwa tercatat berasal dari RT 008, sementara 46 jiwa berasal dari RT 010. Selain itu, 40 jiwa dari RT 006 dan sekitar 40 jiwa lainnya dari wilayah sekitar juga turut dievakuasi.

Data tersebut diperoleh melalui koordinasi lintas unsur, mulai dari ketua RT dan RW, kader Dasawisma, hingga Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa banjir tidak hanya terjadi di Pademangan Timur. Hingga Senin siang, genangan air tercatat merendam 28 RT dan 44 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta.

Wilayah terdampak tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Di Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, ketinggian air bahkan mencapai sekitar 95 sentimeter, mendekati satu meter.

Puluhan Ruas Jalan Tergenang dan Pohon Tumbang

Selain merendam permukiman, banjir juga mengganggu mobilitas warga. BPBD mencatat 44 ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter, terutama di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Bukan hanya itu, hujan yang juga disertai angin kencang sejak pagi hari juga menyebabkan empat pohon tumbang di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas serta segera melapor jika kondisi air terus meningkat.

Upaya pemantauan dan penanganan banjir akan terus dilakukan guna memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak lanjutan.