Sebelum Bungkus Sarapan Hotel, Pahami Dulu Etikanya

Harian Berita — Sarapan buffet menjadi salah satu fasilitas hotel yang banyak dinikmati tamu. Beragam makanan dan minuman biasanya tersedia di restoran hotel selama jam sarapan, sehingga tamu bebas memilih menu sesuai selera.

Akan tetapi, ada satu hal yang kadang menimbulkan pertanyaan, terutama bagi tamu yang tidak sempat menghabiskan sarapan di restoran. Apakah makanan dari buffet boleh dibawa ke kamar atau bahkan dibungkus untuk dibawa pulang?

General Manager Wyndham Surabaya City Centre, George Wenur, menjelaskan pada umumnya makanan yang disediakan dalam buffet sarapan hotel tidak diperuntukkan untuk dibawa keluar dari restoran.

Tamu sebaiknya menikmati hidangan langsung di area restoran. Selain berkaitan dengan aturan hotel, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.

“Para tamu bisa menikmati sarapan langsung di restoran agar dapat menikmati hidangan dalam kondisi segar sekaligus menjaga standar keamanan makanan,” jelas George Wenur seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Bagi tamu yang ingin menikmati makanan dengan lebih privat di kamar, biasanya pihak hotel menyediakan alternatif berupa layanan room service. Tamu dapat memilih makanan dari menu yang memang disediakan khusus untuk layanan tersebut.

Wyndham Hotel juga menerapkan ketentuan serupa di Tangerine Restaurant. Membawa makanan dari buffet keluar restoran pada dasarnya bukan bagian dari fasilitas sarapan yang diberikan kepada tamu.

Meski demikian, setiap hotel dapat memiliki kebijakan berbeda. Karena itu, tamu sebaiknya tidak langsung berasumsi bahwa makanan buffet boleh dibawa pergi. Jika memang memiliki kebutuhan khusus, cara paling aman adalah menanyakan kebijakan tersebut kepada staf restoran.

Etika yang Perlu Diperhatikan Saat Sarapan Buffet

Tak hanya persoalan membawa makanan, ada sejumlah etika sederhana yang sebaiknya diperhatikan ketika menikmati sarapan di restoran hotel. Hal ini penting agar fasilitas buffet tetap nyaman digunakan semua tamu.

Datang pada waktu yang tepat.

Sebaiknya jangan datang terlalu dekat dengan batas akhir waktu sarapan. Jika datang sekitar 30 menit sebelum restoran tutup, pilihan makanan bisa saja sudah terbatas atau beberapa hidangan tidak lagi berada dalam kondisi terbaik. Waktu pertengahan jam operasional biasanya menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Gunakan piring baru saat mengambil makanan lagi.

Setelah piring pertama selesai, ambillah piring bersih ketika ingin menambah makanan. Menggunakan kembali piring yang sudah dipakai berisiko mengurangi kebersihan dan meningkatkan kemungkinan kontaminasi silang pada area buffet.

Ambil makanan sesuai kebutuhan.

Hindari memenuhi piring dengan makanan dalam jumlah terlalu banyak jika belum yakin mampu menghabiskannya. Lebih baik mengambil sedikit terlebih dahulu dan kembali mengambil tambahan jika masih ingin makan.

Hormati antrean.

Area buffet, mesin kopi, hingga toaster dapat menjadi titik yang ramai. Tamu sebaiknya mengikuti antrean dan tidak menyerobot orang lain yang sedang mengambil makanan.

Kenakan pakaian yang pantas.

Suasana hotel memang santai, terutama ketika tamu sedang berlibur. Namun, restoran tetap merupakan area publik. Karena itu, sebaiknya gunakan pakaian yang rapi dan sopan daripada datang menggunakan piyama atau pakaian tidur.

Pada akhirnya, aturan sarapan buffet bukan hanya soal boleh atau tidaknya membawa makanan keluar restoran. Mengikuti kebijakan hotel dan menjaga etika saat mengambil makanan akan membuat pengalaman sarapan lebih nyaman, baik bagi diri sendiri maupun tamu lainnya.