Sebut SBY Bukan Pendiri Partai Demokrat, Ini Penjelasan Jhoni Allen!

Hatian Berita – Jhoni Allen Marbun, mantan politikus Partai Demokrat mengatakan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak termasuk ke dalam nama-nama pendiri dari Partai Demokrat.

Hal ini diutarakan oleh Jhoni dalam sebuah video berdurasi sembilan menit. Video yang diberi judul ” Jhoni Allen: Siapa Kudeta Demokrat?” itu pun juga sudah beredar di kalangan wartawan dan media sosial.

Dalam video itu, Jhoni menyebutkan bahwa SBY bukanlah pendiri partai Demokrat.

Dalam videonya, dia juga mengatakan, bahwa Pak SBY setelah mundur dari kabinet Ibu Megawati barulah muncul pada acara Partai Demokrat di Hotel Kinasih di Bogor. Di mana saat itu Jhoni lah yang menjadi ketua panitianya. Oleh karena hal itu, Jhoni  menegaskan bahwa SBY bukanlah pendiri Partai Demokrat.

Jadi pada saat itu SBY baru muncul ke permukaan Partai Demokrat usai menyatakan mundur sebagai Menko Polhukam era Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Tidak hanya itu, dia juga mengungkapkan jika SBY baru bergabung dengan Partai Demokrat setelah partai ini lolos verifikasi dalam Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengikuti Pemilu 2004.

Jhoni pun mengklaim bahwa dirinya dan para kader Demokratlah yang sudag bersusah payah meloloskan partai  Demokrat di Pemilu 2004.

Kala itu, Jhoni juga mengatakan jika SBY hanya menyumbang Rp 100 juta ke dalam bentuk empat lembar travel check di hotel daerah Bogor dalam partisipasinya di Pemilu 2004. SBY juga memasukkan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono sebagai salah satu Wakil Ketua Umum.

Tidak sampai disitu, Jhoni juga membuat pernyataan bahwa SBY tidak berkeringat dalam meloloskan partai di dalam Pemilu 2004.

Bahkan, dalam videonya Jhoni mengungkapkan bahwa dirinya adalah salah satu pelaku sejarah berdirinya Partai Demokrat. Ia menyatakan bahwa perjuangan para kader dari Sabang sampai Merauke nyata adanya untuk meloloskan Partai Demokrat dalam verifikasi KPU di 2004.

Dia mengatakan, pendirian Partai Demokrat ini dilakukan oleh 99 orang pendiri partai di Jakarta. Hal tersebut juga sudah disahkan dalam akta notaris.

Perlu diketahui sebelumnya, nama Jhoni Allen Marbun masuk ke dalam tujuh anggota Partai Demokrat yang dipecat karena adanya dugaan keterlibatan kudeta partai, pada Jumat (26/2/2021) malam.

Jhoni sendiri bersandingan dengan nama lain yang dipecat di antaranya Marzuki Alie, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

Tanggapan dari Partai Demokrat

Herzaky Mahendra Ungkap KLB dalam Partai Demokrat Sifatnya Inkonstitusional  dan Ilegal - Flores Terkini

Partai Demokrat oun menanggapi hal yang terjadi ini. Mereka menilai pernyataan Jhoni Allen merupakan ekspresi kekecewaan setelah mereka dipecat.

Herzaky Mahendra selaku Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat berpendapat, pemecatan ini dilakukan karena kesalahan dari Jhoni Allen sendiri.

Herzaky juga mengatakan, pemecatan yang dilakukan karena tindakan mereka sendiri yang terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat dan bekerja sama dengan oknum kekuasaan melakukan abuse of power serta mencederai demokrasi Indonesia.

Herzaky pun juga membantah jika SBY disebut tidak berkeringat dalam meloloskan Partai Demokrat dalam Pemilu 2004. Karena gagasan membentuk partai ini dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 2001

Menurut Herzaky, kala itu Ventje Rumangkang menyarankan SBY untuk mendirikan partai. Sebab, banyak orang yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden.

Namun, dalam realitas politiknya hal itu tidak memungkinkan, karena ketika itu SBY tidak mempunyai partai. Setelah berdiskusi dengan Ibu Ani, Bapak SBY kemudian mengamini usulan Ventje.

Herzaky juga menambahkan, jika SBY pula lah yang kemudian menciptakan nama, logo, bendera, mars, hingga manifesto politik Partai Demokrat.

Akhirnya, partai ini pun didirikan pada 9 September 2001, dengan mengambil tanggal yang sama dengan hari ulang tahun SBY pada tanggal 9 bulan sembilan.