Lagi, Holywings Cafe Tebet Langgar PPKM

Harian Berita – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama Satpol PP DKI Jakarta mendatangi kafe dan bar Holywings di Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10/2021) dini hari.

Kedatangan tersebut dikarenakan kafe dan bar Holywings melanggar batas jam operasional yang berlaku pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Karena sudah melewati jam yang ditentukan, artinya lewat jam 04.00 WIB sudah lebih dari waktu yang ditentukan,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, Minggu (17/10/2021).

Argo mengatakan, karena pihaknya tidak menemukan unsur pelanggaran pidana dalam penggerebekan maka hanya dilakukan pembubaran kerumunan.

Saat penggerebekan, dia memperkirakan jumlah pengunjung yang berada di lokasi mencapai 70 persen dari kapasitas normal.

“Jumlah gak pasti tapi kalau kasat mata 70 persen penuh,” ujar Argo.

Untuk sanksi pelanggaran protokol kesehatan dan aturan PPKM akan ditindaklanjuti Satpol PP DKI Jakarta.

“Ada kerumunan maka kami bubarkan tapi tindak lanjut administrasi penyegelan itu ranah Satpol PP, mereka sudah berikan surat,” kata Argo.

Bukan pertama kalinya

Penggerebekan kafe dan bar Holywings juga pernah dilakukan oleh petugas gabungan di kawasan Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, karena pelanggaran aturan PPKM yang berlaku di Jakarta.

Satpol PP DKI Jakarta menyebut Holywings Kemang sudah tiga kali melakukan pelanggaran pada masa PPKM.

Pelanggaran tersebut adalah melanggar ketentuan jam operasional dan pelanggaran lainnya sebanyak tiga kali. Dimana pelanggaran pertama dilakukan pada Februari 2021, kedua pada Maret 2021, dan terakhir pada 5 September 2021.

Joseph Ado, Outlet Manajer Holywings Kemang mengaku salah karena melakukan pelanggaran dengan tetap membuka aktivitas meski telah melewati jam operasional di tengah kebijakan PPKM.

Joseph mengatakan, pembukaan Holywings Kemang yang melewati jam operasional hanya mengikuti arahan dari pihak manajemen.

“Kami di sini tetap ya, namanya kami sama-sama mencari uang, kami mencari makan, kami mengusahakan apa yang ada dulu,” ujar Joseph Senin (6/9/2021) malam.