Cara Sambut Imlek Penuh Keberuntungan

Harian Berita — Tahun Baru China atau Imlek selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa. Menjelang pergantian tahun lunar, berbagai persiapan dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari menyiapkan hampers, membeli dekorasi rumah, hingga memilih pakaian baru.

Namun sebenarnya, persiapan Imlek tidak hanya soal penampilan dan perayaan. Ada banyak tradisi yang sarat makna simbolis tentang harapan, keberuntungan, serta awal kehidupan baru.

Berikut beberapa tradisi yang biasa dilakukan sebelum Imlek beserta arti di baliknya.

1. Membersihkan Rumah Secara Menyeluruh

Beberapa hari sebelum Imlek, keluarga biasanya melakukan bersih-bersih besar atau deep cleaning. Semua sudut rumah dirapikan, perabot dibersihkan, hingga barang lama disortir untuk dibuang atau disumbangkan.

Tradisi ini melambangkan membuang kesialan dan membuka jalan bagi rezeki baru.

Namun ada aturan penting yakni, jangan menyapu pada hari pertama Imlek, karena dipercaya bisa ikut menyapu keberuntungan keluar dari rumah.

2. Potong Rambut Sebelum Tahun Baru

Selama perayaan berlangsung, penggunaan benda tajam dihindari karena dianggap melambangkan “memutus rezeki” atau hubungan baik.

Karena itu masyarakat biasanya memotong rambut sebelum Imlek agar tetap rapi saat bersilaturahmi, tanpa melanggar pantangan.

3. Mengenakan Pakaian Baru

Baju baru menjadi simbol awal kehidupan yang segar. Tidak hanya pakaian luar, pakaian dalam juga sering diganti baru.

Warna merah menjadi pilihan utama karena melambangkan:

  • keberuntungan
  • kebahagiaan
  • perlindungan dari nasib buruk

4. Menghias Rumah dengan Ornamen Keberuntungan

Dekorasi khas Imlek memiliki arti simbolis, terutama di pintu rumah. Beberapa ornamen penting antara lain:

  • Tulisan harapan baik di sisi pintu
  • Huruf “Fu” (福) ditempel terbalik — artinya keberuntungan datang
  • Lampion merah
  • Puisi keberuntungan
  • Tanaman dan buah pembawa hoki

Kata “terbalik” dalam Mandarin terdengar seperti “datang”, sehingga melambangkan rezeki tiba di rumah.

5. Melunasi Utang

Ada kepercayaan kuat bahwa memulai tahun baru dengan utang akan membuat seseorang menjalani tahun yang berat secara finansial.

Karena itu banyak orang berusaha menyelesaikan kewajiban pembayaran sebelum Imlek agar tahun baru dimulai dengan keadaan bersih.

6. Ritual Membersihkan Diri

Selain rumah, tubuh juga perlu “dibersihkan”. Salah satu tradisi adalah mandi menggunakan rebusan daun pomelo (jeruk bali). Air tersebut dipercaya mampu menghilangkan energi negatif dan membawa keberuntungan baru.

Ritual ini menjadi simbol penyucian diri sebelum memasuki tahun yang baru.

Seluruh tradisi menjelang Imlek sebenarnya memiliki satu pesan utama yakni, menutup masa lalu dan menyambut awal baru dengan harapan baik.

Karena itu, perayaan ini bukan hanya soal pesta atau makan bersama, tetapi juga refleksi dan pembaruan hidup.