Harian Berita – Seseorang akan memiliki jerawat di dahi ketika kelenjar kecil di bawah permukaan kulit tersumbat. Jerawat sering muncul di dahi seseorang walaupun kita tahu jerawat juga dapat berkembang di banyak tempat di tubuh.
Pemicu umum timbulnya jerawat karena perubahan hormon, stres , dan kebersihan yang buruk.
Sebenarnya, kondisi ini tidak menimbulkan risiko kesehatan yang serius, akan tetapi orang mungkin berpikir bahwa jerawat dapat mengganggu penampilan hingga menyebabkan ketidaknyamanan.
Penyebab jerawat di dahi

Dilansir dari Medical News Today, jerawat adalah kondisi kulit kronis yang dapat menyebabkan lesi sebagai berikut:
- komedo putih
- komedo
- jerawat
- kista
- nodul
Jerawat juga bisa berkembang dan muncul di mana saja di tubuh seseorang, namun yang terutama sering terjadi, jerawat muncul di wajah, bahu, punggung, dada, dan lengan.
Seperti yang diketahui, munculnya jerawat terjadi ketika kelenjar kecil tepat di bawah permukaan kulit tersumbat.
Kelenjar kecil ini, dikenal sebagai kelenjar sebaceous. Kelenjar ini menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum. Karena terlalu banyak sebum, sel kulit mati, atau bakteri lah yang menyebabkan kelenjar ini tersumbat.
Ketika kelenjar sebaceous tersumbat, kelenjar bisa meradang dan jerawat bisa berkembang.
Meningkatnya jumlah sebum yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous juga disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Nantinya, sebum ini meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat.
Faktor-faktor tersebut antara lain:
Perubahan hormonal
Pada masa pubertas, munculnya jerawat itu sangat umum. Hal ini karena kadar hormon berfluktuasi secara signifikan selama periode ini.
Stres
Sebenarnya, ada hubungan antara stres dan munculnya jerawat, namun hingga saat ini belum ditemukan alasan yang jelas.
Obat
Ada beberapa jenis obat bisa menyebabkan munculnya jerawat sebagai efek samping. Salah satu contohnya termasuk steroid tertentu, antikonvulsan, barbiturat, atau litium.
Kebersihan
Timbunan minyak di dahi dan penyumbatan yang memicu timbulnya jerawat juga disebabkan karena tidak mencuci rambut dan wajah secara teratur.
Produk rambut
Hati-hati dalam memilih produk rambut, sebab produk rambut seperti gel, minyak, atau lilin, terkait dengan jerawat yang dikenal sebagai jerawat pomade.
Iritasi kulit
Mengenakan riasan di dahi atau memakai topi, juga bisa mengiritasi dahi dan juga memicu timbulnya jerawat. Apalagi jika sering menyentuh dahi, hal ini juga bisa memperparah kulit dan memicu jerawat.
Mencegah jerawat di dahi

Cara terbaik bagi seseorang untuk mencegah jerawat di dahi adalah dengan menjaga standar kebersihan pribadi yang baik.
Namun harus diketahui, jika beberapa jerawat mungkin tidak dapat dihindari, terutama selama masa pubertas, mencuci secara teratur akan membantu meminimalkan risiko terjadinya jerawat yang signifikan.
Tips pencegahan jerawat lainnya termasuk:
- menghindari memakai topi yang ketat atau pakaian yang menutupi dahi
- hindari menggunakan produk kulit yang keras di dahi
- gunakanlah scrub wajah untuk membersihkan kulit secara mendalam
- jangan menyentuh, menggaruk, atau memencet jerawat di dahi
- menghapus riasan sebelum tidur
- mencuci muka setelah olahraga atau aktivitas apa pun yang menyebabkan keringat menumpuk di dahi
- cuci tangan secara teratur sepanjang hari
- hindari paparan sinar matahari yang terlalu lama
