Harianberita.web.id – Pada hari Minggu (4/08) terjadi pemadaman listrik serentak di sebagian daerah di pulau Jawa yang memakan korban nyawa.
Menurut laporan dari Kapolres Metro Tangerang, korban bernama Sakinah (25), berasal dari kecamatan Cipondoh, Tangerang tewas terbakar di rumahnya saat menyalakan lilin yang berimbas pada rembetan api.
Kecelakaan terjadi ketika korban dan suaminya Sopian (25) ingin menyalakan lilin yang kebetulan terletak di sebelah etalase bensin. Saat terkena cipratan api dari korek, api menjadi besar karena bensin tersebut dan menjalar sampai seluruh rumah. Sopian pun mengalami luka bakar yang cukup serius, tetapi kondisinya stabil.
Menurut Kepolisian, karena ruangan yang gelap, korban dan suaminya tidak menyadari bahwa di dekat mereka ada tabung gas dan etalase bensin sehingga mengakibatkan kebakaran.
Ketika api berhasil dipadamkan, korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Tangerang, sedangkan suami korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mulia guna mendapatkan penanganan medis yang cepat.
Baca Juga: Prabowo Persilakan Yusril Pidanakan Kasus Amplop Sidang
Kabar yang terdengar bahwa pemadaman listrik hampir di satu pulau Jawa ini merupakan sabotase politik langsung dibantah oleh Inten Cahyani selaku direktur PLN. Ia menyatakan bahwa pemadaman listrik serentak di satu pulau ini dikarenakan oleh kesalahan teknis.
Melalui keterangan resmi yang beredar di media sosial, PLN meminta maaf atas pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam tersebut. PLN pun menyatakan bahwa mereka sedang bekerja untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
PLN juga menambahkan bahwa mereka sedang mengupayakan agar pemadaman seperti ini tidak terulang lagi ke depannya.
