Harian Berita – Dalam beberapa waktu ini, topik kesehatan mental tengah menjadi sorotan. Di mana salah satunya adalah attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) yang sedang ramai di media sosial.
Pertanyaannya, apa itu ADHD?
Melansirdari laman Mayo Clinic, ADHD merupakan kondisi mental kronis yang mempengaruhi jutaan anak di dunia. Seringnya, kasus ADHD berlanjut semenjak anak-anak hingga dewasa.
Orang dengan ADHD pada umumnya mempunyai beberapa permasalahan yang bertahan dalam jangka panjang. Masalah-masalah tersebut di antaranya, kesulitan mempertahankan fokus, hiperaktif, dan perilaku impulsif.
Selain itu, kemungkinan anak dengan ADHD juga memiliki harga diri yang rendah, masalah dalam relasi interpersonal, dan prestasi yang buruk di sekolah.
Oleh karena itu, masyarakat harus tahu apa itu ADHD. Sebab, jika tak tertangani dengan baik, ADHD dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.
Ada beberapa jenis ADHD. Berikut di antaranya:
- predominantly inattentive atau dominan dalam kesulitan fokus dan menempatkan perhatian di satu hal,
- predominantly hyperactive/impulsive atau dominan dalam perilaku hiperaktif dan impulsif,
- kombinasi atau gabungan antara kesulitan fokus serta perilaku hiperaktif dan impulsif.
Gejala ADHD

Untuk gejala ADHD sendiri biasa dimulai sebelum usia 12 tahun. Bahkan, beberapa anak sudah memperlihatkan gejala tersebut sejak usia 3 tahun. Gejala itu umumnya akan terus berkurang seiring pertambahan usia hingga dewasa.
Berikut ini ada beberapa gejala ADHD yang paling umum, dikutip dari Healthline:
- sulit fokus atau konsentrasi pada satu tugas,
- pelupa,
- mudah terdistraksi,
- sulit untuk duduk diam,
- menyela saat orang lain berbicara.
Selain itu ada juga tanda ADHD yang spesifik berdasarkan jenis. Berikut ini tanda ADHD yang dominan pada perilaku hiperaktif dan impulsif:
- sulit duduk diam atau tenang,
- sulit bermain atau mengerjakan sesuatu dengan tenang,
- terus berbicara,
- tak sabar menunggu giliran,
- menyela saat orang lain berbicara.
Berikut beberapa tanda ADHD yang dominan pada kesulitan fokus:
- sering membuat kesalahan atau melewatkan detail,
- sulit fokus saat mendengar dan membaca,
- sulit mengatur pekerjaan sehari-hari,
- sering kehilangan barang,
- mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil di sekitar.
Demikian sedikit penjelasan singkat mengenai apa itu ADHD. Segera datangi profesional apabila si kecil mengalami beberapa gejala di atas.
