Harian Berita — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan refleksi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar Polri benar-benar mampu memenuhi harapan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat memberikan sambutan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7).
Menurutnya, perjalanan panjang Polri selama delapan dekade belum menjadikan institusi tersebut sepenuhnya bebas dari kekurangan.
Ia mengibaratkan kondisi itu dengan peribahasa “tidak ada gading yang tak retak”, yang berarti setiap lembaga pasti memiliki kelemahan dan ruang untuk terus berbenah.
Kapolri menegaskan seluruh kritik, masukan, maupun evaluasi dari masyarakat akan diterima sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.
Ia menilai berbagai saran tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan agar Polri semakin profesional, humanis, dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Kepercayaan Publik Meningkat Jadi Modal Berbenah
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi institusinya, Listyo Sigit mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik kepada kepolisian kini mencapai 80,6 persen.
Menurutnya, capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Bhayangkara agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, dan perlindungan kepada masyarakat.
Ia menegaskan transformasi yang tengah dijalankan Polri akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Kapolri berharap seluruh personel Polri mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Dengan begitu, kepolisian dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, serta berkelanjutan.
