KPK Lakukan Pemeriksaan pada Andi Arief

Harian Berita – Hinca Panjaitan yang merupakan Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat mengklaim, bahwa tidak ada uang terkait dugaan korupsi yang masuk ke partainya setelah Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hinca menyebut jika selama ini tak ada dugaan aliran dana korupsi eks Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud ke Demokrat.

“Harusnya sih sama sekali enggak pernah ada yang masuk ke Demokrat karena memang suatu hal yang berbeda. Kalau sudah ada kan dari kemarin-kemarin kan sudah ada itu,” ujar Hinca di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (20/6).

Hinca menerangkan, dia belum bisa berkomentar banyak mengenai pemanggilan Andi Arief oleh KPK. Dia mengatakan baru akan menghubungi Andi guna menanyakan hal tersebut.

“Saya kebetulan baru datang kemarin malam belum sempat cek itu, nanti saya tanyakan ke dia,” terangnya.

Pemanggilan Andi Arief

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan panggilan terhadap petinggi Partai Demokrat Andi Arief untuk pemeriksaan pada Senin (19/6) lalu.

Hal ini dilakukan KPK untuk meminta keterangan Andi mengenai kasus korupsi mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud ke Demokrat.

Gafur sendiri merupakan tersangka kasus dugaan korupsi penyertaan modal Perumda Benuo Taka tahun 2019-2021. Akan tetapi, KPK tidak melakukan penahanan pada Gafur. Hal ini dikarenakan Gafur tengah menjalani masa pidana badan di Lapas Klas IIA Balikpapan terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

Andi mengaku tak tahu mengenai kasus tersebut. Dia juga memberikan bantahan soal kabar duit korupsi kasus tersebut masuk ke Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Timur.

“Enggak, kalau yang saya baca mengalir ke kepentingan dia,” ujar Andi di Gedung Dwiwarna KPK, Jakarta, Selasa (20/6).