Harian Berita – Kapolres Banjar, Kalimantan Selatan, AKBP Doni Hadi Santoso mengungkapkan, jika ada keretakan pada minimarket Alfamart sebelum akhirnya ambruk, pada Senin (18/4).
Dijelaskan oleh Doni, berdasarkan laporan dari saksi mata, bangunan Alfamart tersebut mengalami keretakan selama kurang lebih sepuluh detik sebelum ambruk. Ambruknya bangunan tersebut juga membuat belasan orang di dalamnya terjebak.
“Dari keterangan saksi pada Senin, sekitar pukul 17.05 WITA terdengar bunyi bangunan retak selama sepuluh detik, kemudian bangunan langsung roboh,” kata Doni lewat keterangan tertulis, Senin (18/4).

Doni mengungkapkan, dari keterangan saksi tersebut, ada sejumlah pelanggan dan karyawan Alfamart pada saat kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, ada tiga orang karyawan dan beberapa pengunjung lainnya.
kata dia, sampai saat ini pihaknya sudah berhasil mengevakuasi enam korban yang sempat terjebak dalam reruntuhan bangunan Alfamart tersebut.
Doni menyebutkan, lima orang dibawa sudah ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung KCG untuk menjalani perawatan.
Mereka adalah Sifa, beralamat di Manarap Kecamatan Kertak Hanyar; Irfan, beralamat di Gg Sirih Pekapuran Kota Banjarmasin; Yulia Ratu, beralamat di Manarap KM 7 Kecamatan Kertak Hanyar; Hevianoor, beralamat di Komp Karya Budi Utama Kota Banjarmasin; dan Bahransyah, beralamat di Gambut.
Kemudian untuk satu orang atas nama Agus Santoso yang beralamat di Jl Komplek Citra Graha Plamboyan dirawat di IGD RS Ciputra Kertak Hanyar.
Diketahui, ambruknya bangunan Alfamart hingga rata dengan tanah di Banjar terjadi pada Senin (18/4) sore.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Banjar Kompol Mohammad Fihim menyebutkan, sedikitnya 15 orang terjebak dalam reruntuhan bangunan. Jumlah yang di dapat ini merupakan data sementara dari hasil keterangan para saksi.
Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengatakan, hingga kini evakuasi korban masih terus dilakukan.
Solihin mengatakan, pihaknya akan menanggung biaya obat dan santunan untuk seluruh korban. Ia juga menyampaikan dukacita atas kejadian naas tersebut.
“Alfamart akan menanggung pengobatan dan santunan para korban,” ujar Solihin dalam keterangan video.
