PDSI Buka Pintu jika Terawan Ingin Bergabung

Harian Berita – Jajang Edi Priyanto selaku Ketua Perhimpunan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) mengatakan, pihaknya terbuka apabila mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto ingin bergabung ke PDSI.

“Ke depan kalau memang beliau mau bergabung, kami akan terima dengan pintu terbuka. Silahkan beliau memilih rumah tinggal baru, silakan memilih,” kata Jajang , seperti dikutip dari  Kompas.com, Rabu (27/4/2022).

Walaupun demikian, menurutnya, deklarasi PDSI tidak terkait dengan kasus pemecatan Terawan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dia mengatakan, jika deklarasi PDSI murni karena kebebasan berserikat dan berkumpul bagi warga Indonesia diatur dalam UUD 1945.

“Bagaimana dengan Dokter Terawan, saya pikir kita berdiri bukan karena kasus Dokter Terawan, tetapi sesuai dengan pasal 28 UUD 1945,” kata Jajang.

PDSI berbeda dengan IDI

Tidak hanya itu, dia juga menjelaskan, bahwa organisasi PDSI ini sendiri terpisah dengan IDI.

Di mana PDSI, kata Jajang, sudah memiliki ketetapan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Jadi kita berdiri terpisah dengan organisasi yang selama ini (IDI). Kita sudah punya ketetapan hukum dari Kemenkumham, Jadi kita resmi diakui oleh pemerintah. Kita di bawah Konsil Kedokteran Indonesia,” jelas dia.

Perlu diketahui, jika selama ini Jajang dikenal sebagai staf khusus Terawan Agus Putranto saat menjadi Menkes.

Sebelumnya, karir dari Jajang adalah sebagai dokter militer dan tergabung dalam korps kesehatan militer.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Pembinaan dan Penunjang Umum Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

Deklarasi pendirian PDSI ini dilakukan oleh sejumlah dokter pada Rabu. Di mana deklarasi ini digelar di Jakarta dan dipimpin langsung oleh Jajang Edi Priyanto.

Menurut Jajang, Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia sesuai dengan SK Kemenkumham Nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.