Harian Berita – Virus Covid-19 bisa menyerang siapa saja termasuk pejabat pemerintahan. Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria menjadi salah satu pejabat pemerintah yang positif Covid-19.
Kabar ini disampaikan resmi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Minggu (29/11/2020).
Ahmad Riza Patria sendiri diketahui positif COVID-19 dari hasil tes PCR Dinkes Provinsi DKI Jakarta. Walaupun hasil tes tersebut positif, namun kondisi dari Wagub DKI Jakarta ini dalam keadaan baik dan terkendali.
Ada 3 fakta dari pemberitaan terjangkitnya Wagub DKI Ahmad Riza Patria oleh virus Corona.
Berikut faktanya :
1. Tertular dari Staf Pribadi
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, positif Covid-19 karena tertular dari staf pribadinya. Dan staf pribadinya ini tertular dari lingkungan keluarganya.
Berdasarkan hasil dari contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Temuan COVID-19 ini dari lingkungan pekerjaan, di mana staf dari Riza Patria yang tertular dari klaster keluarganya.
“Ini menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” ujar Wagub DKI.
2. Dua Kali Tes Corona
Sebelumnya, Wagub DKI Riza Patria sudah dua kali melakukan tes usap, pada Kamis (26/11) dengan hasil negatif, dan dilanjutkan dengan tes yang sama di hari Jumat (27/11) dengan hasil akhir terkonfirmasi positif.
Riza Patria juga mengatakan bahwa seluruh staf dan anggota keluarganya sudah menjalani tes usap.
3. Kondisi Sehat dan Isolasi Mandiri
Saat ini Riza Patria sedang menjalani isolasi mandiri dan dipastikan dalam kondisi baik. Sesuai dengan prosedur kesehatan yang telah ditetapkan WHO, bahwa setiap pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 wajib melakukan isolasi mandiri dengan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan. Baik di level puskesmas sampai rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir menginfokan bahwa, saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kondisi baik setelah ada pengumuman bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif Covid-19.
Chaidir mengatakan, Senin (30/11/2020) pagi Anies masih memimpin kegiatan. Saat Chaidir ditanya mengenai apakah Anies akan melakukan tes swab, Chaidir belum bisa memastikan, karena informasi tersebut harus dipastikan ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
