Pesawat Militer AS Jatuh di Kuwait Saat Siaga Ancaman Iran

Harian Berita — Sejumlah pesawat militer milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di Kuwait pada Senin (2/3), di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi serangan balasan dari Iran. Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Kuwait setelah beredarnya video yang telah diverifikasi lokasinya oleh CNN.

Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah jet tempur jatuh di wilayah Kuwait dan seorang pilot berhasil melontarkan diri sebelum pesawat menghantam daratan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Kolonel Said Al Atwan, menyatakan otoritas terkait segera menggelar operasi pencarian dan penyelamatan begitu insiden terjadi. Seluruh awak pesawat berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Menurut Al Atwan, kondisi para awak dilaporkan stabil.

CNN juga memverifikasi video lain yang menunjukkan jet tempur dalam posisi tailspin sebelum pilot terjun payung di atas wilayah Al Jahra. Lokasi kejadian dilacak sekitar 30 kilometer dari Ali Al Salem Air Base, pangkalan yang menampung pasukan Amerika Serikat.

Dalam salah satu rekaman, pilot terlihat berada di area gurun dekat pagar pembatas dengan parasut oranye-putih tergeletak di sampingnya. Asap hitam tebal tampak membumbung di kejauhan, sementara sejumlah warga mendekati lokasi.

Penyebab pasti jatuhnya pesawat hingga kini belum diumumkan. Pernyataan seorang warga dalam video yang menyebut pesawat kemungkinan ditembak oleh rudalnya sendiri belum dapat diverifikasi secara independen.

Koordinasi Kuwait–AS

Pihak Kuwait menyatakan tengah berkoordinasi langsung dengan otoritas AS terkait insiden tersebut. CNN juga telah menghubungi United States Central Command untuk meminta klarifikasi, namun belum ada tanggapan resmi.

Insiden ini terjadi saat Kuwait berada dalam status siaga menyusul potensi ancaman terhadap pangkalan militer AS di kawasan tersebut. Situasi keamanan regional pun kembali menjadi sorotan di tengah ketegangan yang meningkat.